catatan perjalanan kehidupan yang sedang dipersiapkan untuk sebuah pertemuan yang indah kelak ^^
Selasa, 10 Januari 2012
Aaaaaaaa
Gak jelas ah sama judulnyaaa
Yg jelas skrg udah jam set5 dan saya belum tiduurrrr
Alarm yg semestinya bangunin saya malah jadi tanda utk tiduuurrrr..
Toengg..
Seminggu kemarin itu saya dapat banyak kejutan! Whoahh.. Thx God banget.
Yah sprti yg saya share di fb saya,
Makin banyak tanggung jawab,
Makin banyak tekanan yg muncul,
Makin terlihat pula kelemahan dan keterbatasan,
Tapi Tuhan selalu ingetin:
"MY GRACE IS SUFFICIENT FOR YOU"
Kemarin saya tepar.
Hari ini saya semangat.
Harus dong.
Saya pengen nulis yg lain. Nti yah kulanjutin lagi. Pokoknya inti dari yg ingin kutulis hari ini adalah:
Kasih karunia Tuhan cukup bagiku.
When I'm WEAK, I'm STRONG.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Rabu, 04 Januari 2012
Thank You, Family! :)
Start from my family..
Papa, Mama, koko and adik..
Akhir2 ini baru sadar kalo ada pelajaran2 tertentu yg Tuhan ingin saya pelajari dari, dalam, bersama keluarga.. Dan itu banyaaaaaakkkk sekali. :D
Ini mungkin ada pengaruh dari akibat 3 tahun merantau pas SMP dan 4 thn merantau pas kuliah, sering LDR an deh hahaha.. hm, akhirnya mungkin disuruh balik Ambon, utk "sekolah hati". Hahaha..
Yayaya.. Saya tahu ini persiapan. Dan saya belajar untuk tidak menyepelekan persiapan2 yg ada, tetap setia, fokus, tetap maju dan tidak menyerah.
Dalam keluarga saya belajar mengasihi.
Belajar utk mengutamakan yg lain sekalipun merasa juga perlu diutamakan,
belajar utk memahami yg lain sekalipun merasa juga perlu dipahami,
Belajar utk mengasihi karena krn siapa mereka : Keluarga. Sekalipun. Sekalipun. Sekalipun.
Di keluarga saya tidak bisa cuek, saya tidak bisa hidup utk diri saya sendiri, karena kesendirian saya mempengaruhi keluarga saya, begitu pula sebaliknya,
Di keluarga kita mengharapkan mereka mengerti kita yg sedang berproses dan skaligus kita juga mau mengerti mereka yg juga lagi berproses :D
Di keluarga semua anggotanya penting, apa yg mereka butuhkan dan inginkan itu juga penting,
Jadi saya belajar melihat dengan lebih bijak mana yg lebih penting di atas penting-penting itu
Di keluarga kita belajar berkata-kata yg positif sekalipun kita menerima kata-kata yg negatif,
Keluarga itu paling gampang memberi kita semangat dan juga paling gampang bikin kita kecewa,
Unconditional Love.
Tapi di keluarga kita belajar mengasihi karena Tuhan lebih dahulu mengasihi kita. Kita mengasihi supaya kasih Tuhan dapat menjamah anggota keluarga. Kita mengasihi supaya setiap anggota dapat belajar dari kasih Tuhan dan Pribadinya yg mengasihi kita sekalipun dalam kekurangan.
Setiap kali kita bertanya, kenapa kita harus mengasihi, Tuhan menjawab, "karena Aku telah mengasihimu". Jadi kita selalu punya cukup kasih utk mengasihi.
Ketika kita memutuskan utk mengasihi, Tuhan memberi kita kekuatan utk mengasihi. Karena Dia adalah kasih.
Manusia mengecewakan, tak terkecuali keluarga.
Kita belajar "ditolak" di keluarga supaya kita tidak cepat tawar hati ketika ditolak oleh dunia.
Supaya kita sadar bahwa hanya Tuhan satu-satunya yg menjadi penopang hidup kita.
Saya ingat kalo kita sering bilang ttg bbrp gereja, atau bbrp persekutuan, atau kelompok, "serasa di rumah", "seperti keluarga".. Pertanyaannya rumah, atau keluarga yg mana? :p
Awal2nya saya sih setuju2 aja. Tapi sejak saya berproses (lagi) di rumah, saya pikir kadang kita sering bilang gitu krn mengalami hal-hal yg enak aja.
Gambaran rumah/keluarga kadang bertentangan dgn apa yg digambarkan oleh persekutuan/organisasi/komunitas di luar sana. Tidak se-HOT yg kita pikirkan. Karena ketika kita sampai di rumah, kita mengalami yg berbeda. Atau pernah ga kita mikir, bagaimana dgn mereka yg berasal dari brokenhome?
Jadi kupikir, yg membedakan keluarga dgn komunitas/organisasi di luar itu apa? KOMITMEN.
Kalo kita ga senang/ gak cocok sama pemimpin/org2 tertentu, kita bisa bilang keluar, maka muncullah kata, mantan bos, mantan pegawai, mantan koordinator, dsb. Tapi ga ada sih mantan anak, mantan ayah, mantan ibu, mantan kakek dsb :D
Keluarga itu bukan orang-orang disekitar kita yg kita harap agar mereka memahami kita,
Tapi keluarga itu sebenarnya ttg kita yg memahami dan mengasihi mereka sekalipun mereka penuh kelemahan.
Saya pikir, kita kadang kehilangan arti keluarga karena kita sering menuntut orang lain utk bersikap seperti apa yg kita inginkan dan akhirnya kita lupa untuk menjadi anggota keluarga yg sebenarnya.*yg-sebenrnya-kita-harapkan-itu*
Ya begitulah.
Moga di tahun ini kita semua bisa jadi anggota keluarga yg lebih baik lagi. Resolusiku sih begitu.*attitude* :D
Tahun ini saya bersyukur utk awal yg baik di keluarga saya. Duduk makan bersama dan ngobrol tentang pelayanan :D asik! Praise God.
Tuhan berkati samua keluarga! :D
Selasa, 03 Januari 2012
2011 : Nano-Nano Year
Agak telat nih,
sudah memasuki hari ke-tiga baru sempat nulis.
Tapi tak apa lah. Haha. :p
Untuk yg pertama ini,
Rasanya kok ga banget deh kita memasuki thn 2012 tanpa melihat sejenak ke belakang. Sekali2 gak apa2 lah. Berguna kok. Yaaah kayak bawa mobil/sepeda motor mesti lihat kaca spion kan. Becak aja punya kaca spion. Jadi sbnrnya hal2 yg terjadi di masa lampau tak perlu semuanya kita "lupakan". Pelajari utk jadi bekal menjalani hari esok. :D
Nah, jadi kalo saya ingat2 lagi tahun 2011,
Bener2 deh saya namain: Tahun Nano2, Rame Rasanya! Saya ingat betul bagaimana saya sering ditanya sama temen2: "apa kabar", sering banget saya bilang, "nano2" atau kalo ga ya, "gado2"... Hahaa..
Akhirnya 365 hari itu telah terlewati. Memang pasti terlewati sih kalo Tuhan ingin hal itu terjadi dalam hidup saya. Sekalipun saya tetap berdiam di gua dan gak kemana2, walaupun gak ngapa2in, dan gua nya gak runtuh2, bumi akan tetap berputar. :D walau gua nya runtuh pun bumi tetap berputar hehe..
tapi maksud saya skrg adalah saya bersyukur utk hari2 yg penuh makna dlm hidup saya dan itu tidak terlepas dari bagaimana Tuhan memakai orang2 di tahun 2011 untuk membentuk saya menjadi saya yg seperti ini di awal tahun ini.
So thankyou so much. For every love, blessings, motivation, inspiring tweets, thoughts, stories, times,
chances, lessons, everything! Tuhan bener2 uda pake hal2 kecil bahkan yg tidak pernah kalian pikirkan untuk memberkatiku. Huhu.. Keren ya Tuhan itu. Satu kalimat bisa jadi berpuluh2 kalimat dalam hati ini. :D
Thankyou guys,
Thankyou Lord Jesus.
Aku pengen nulis lebih banyak. Mau ucapin terima kasih kayaknya ga habis2.hahaha.. Nti abis ini mau tulis satu2. Moga selesai dlm semalam. :p
Selasa, 27 Desember 2011
The Messages

Menjelang Hari Natal 25 Desember 2011, jujur banyak kejadian yg ngajarin untuk sabar, mengendalikan perasaan dan emosi, mengganti aura negatif jadi positif di tengah kesibukan dan keruwetan orang-orang di sekeliling.
Sumtimes saya merasa ketika udah berusaha untuk jaga hati dan sabar, tapi pas lihat sikap orang2 terdekat di sekitar, jadi kesel lagi karena berpikir, “mereka juga seharusnya bisa lebih sabar!”. Aaarghhh..
Seminggu ini sibuknya amit-amit. Bolak balik rumah-ambon, naik ojek, panas2an, begadang, tidur subuh, bangun pagi, disalahmengerti, diomelin, mengomelin, membentak, dibentak, emosi baca sms orang, telpon org gak diangkat2, nunggu lama2 gak ada kepastian, wah macem2 deh perasaan ini, dari manis sampe asin rame rasanya. semua yang dilakukan harapannya sih biar natal bisa dirayakan dengan baik oleh orang-orang disekeliling dan dapat pesan natal walaupun akhirnya melalui rangkaian proses hati yang dahsyat. Wohoo.
Natal kali ini saya dpt dua tugas, nyiapin warta jemaat khusus natal dan bantu ngatur jadwal tampil pengisi acara di malam Natal supaya berjalan mulus, plus foto2. Jadinya kerja saya waktu itu mondar mandir, wahaha.. saya sih cuman berdoa supaya pesan yg dibawa melalui warta dan acara natal itu bisa sampai ke jemaat. Niat awal kayak gitu, akhirnya skrg dikasi bejibun pesan natal dari Tuhan.
Saya urutkan dari awal tanggal 24 deh..
- gak terasa udah setahun lebih saya di Ambon. Saya ingat tahun lalu termasuk natal yang suram bagi saya. Hehe.. Kali ini saya sudah diberi kesempatan untuk mulai melayani lebih banyak. Bener2 anugerah. Kalo ingat2 juga berbagai peristiwa di sepanjang tahun ini, segala suka dukanya, wah bener2 bisa lihat penyertaan Tuhan yang tidak ada habisnya, dan bagaimana kesetiaanNya menjaga saya dan keluarga saya. Itu juga menguatkan saya supaya saya punya pengharapan melihat hari2ku di tahun 2012 dengan lebih optimis, karena bersama Tuhan, Dia selalu memiliki rancangan yang baik dan sejahtera dlm hidup saya.
- ketika saya percaya bahwa Tuhan turut bekerja mendatang kebaikan melalui kesalahan-kesalahan/kejadian yang tidak menyenangkan dalam hidup saya, saya ikut diingatkan bahwa itulah pengharapan yang kita dapat waktu natal.
Tuhan memilih tempat yang hina, kecil, tidak nyaman, supaya memberikan kita harapan kalo dalam keadaan terburuk kita pun, masih ada harapan ketika kita percaya pada Yesus. Semua baik krn ada Yesus dlm hidup ini.
- gereja Kristus = umat Allah, seperti Maria yang harus memiliki sikap dan hati yang siap untuk menerima pesan dari Allah dan melakukannya. Sekalipun melihat banyak resiko yang akan dihadapi. Kita harus tetap tunduk dan melakukan apa yang Dia mau. Walaupun pilihan itu akan mendatangkan berbagai konsekuensi.
- gereja seperti Maria yang melahirkan Kristus, gereja harus “melahirkan” jiwa-jiwa bagi Tuhan. Oleh sebab itu, gereja seharusnya menjangkau jiwa-jiwa kepada Tuhan Yesus, sehingga mereka bisa mengalami kelahiran baru di dalam Tuhan. Supaya Tuhan Yesus bisa lahir dalam hati mereka.
- gereja semestinya pusing dgn bagaimana menjangkau jiwa utk dtg kpd Tuhan, bkn memusingkan jiwa ini hrs k gereja ini atau ke gereja itu. Bukan ttg seberapa byk org yg dtg k gereja, tpi sberapa byk jiwa yg dtg kepada Tuhan! Itulah yg hrs dipikirkan oleh gereja! Kalo gereja mau membenahi diri, itu supaya efektif dlm menjangkau jiwa-jiwa dan mereka yg telah Tuhan percayakan, utk kemuliaan Tuhan sendiri.
- Tuhan memilih tempat yg kecil dan tidak nyaman, yg hina utk lahir di dunia. Supaya kamu dan saya yg tidak punya apa2 dan bukan siapa2 ini bisa masuk dlm kerajaanNya yg mulia
- Gereja (baca: kita) harus punya hati dan sikap sprti Maria yg tunduk pd Tuhan, penuh dgn Roh Kudus dan siap melakukan apa yg Dia kehendaki.
- Untuk terlaksananya kehendak Tuhan, Maria tidak memusingkan resikonya dan siap menjalaninya. Gereja harus memiliki sikap seperti Maria, yang siap menghadapi resiko demi terlaksananya rencana Tuhan dlm hidup ini.
- Tuhan akan mencukupkan kebutuhan gerejaNya agar gerejanya juga ikut *mencukupkan* kebutuhan jiwa2..
- Pohon natal banyak banget di ambon.. Ada di mana2.. Semoga damai dan kasih selalu ada di mana2 khususnya di kota Ambon.. Dan kapan saja.. Bukan cuman di saat pohon terang ada di waktu natal. Aminn
- Menjelang pukul 00.00, banyak sekali kembang api dan petasan yg dibakar sama tetangga2. Saya bisa lihat langit yg ramai dgn kembang api dari kamar tidur saya. Bagus2 lhoo. Kita yg di rumah ga ikut bakar kembang api. masing2 kita cuman doa sendiri dan tidur lantaran udah ngantuk dan capek. Ketika saya merenungkannya, ternyata banyak sekali duit yg sudah dikeluarkan lho demi sebuah keindahan yg sementara saja. Saya diingatkan supaya hidup saya ga cuman indah sementara doang, sekejap aja kayak kembang api itu. Tp bagaimana terus jadi terang bak bintang-bintang di langit. Hmm...
- Natal adalah soal kehadiran Tuhan, Bagaimana Dia menjadikan kita hadiah KasihNya utk dunia.. Ini pesan yg sangat meneguhkansaya. Natal itu tentang kehadiran Tuhan Yesus di hati kita yg mentransformasi pribadi kita sehingga Dia dapat memakai kita juga utk menjadi berkat bagi dunia ini. Menjadi hadiah kasihNya bagi dunia ini. Hari yg sama, saya dapat email renungan judulnya: "aku adalah hadiah" wohoo..
- Dapet pesan hari itu, hari itu pula langsung ujian menghadapi seseorang yg sangat menjengkelkan. Aaaaaaa.. Tp saya cuman mikir gmn caranya biar bisa bersaksi ttg Tuhan buat dia, jadi saya berusaha utk bersikap baik.. Tetap sabar.. Sabar.. Daaaaann sabar... melayani pertanyaan2nya dan sumtimes saya kelihatan bodoh, tapi apa boleh buat. Siapalah saya, cuman seorang yg sudah diampuni, jadi saya pun harus bisa mengampuni org lain atas kejengkelan yg dia buat. Hehe.. Akhirnya teringat ini: Dibutuhkan ketaatan, penundukan diri, kerendahan hati, kesiapan, ketekunan, kesabaran, ketabahan, fokus, kasih dari Maria dan Yusuf agar Tuhan Yesus bisa lahir ke dunia.Ini mengingatkan saya bahwa saya juga harus demikian supaya Tuhan Yesus bisa "lahir" utk orang2 yang Dia kasihi di dunia ini. Tetap semangatttt!! Huhu.. Ngeri ah saya nulis gini. Ga tau tahun 2012 bakal terjadi apa. Ada banyak impian yg saya punya dlm Tuhan, yg kalo ingin tercapai saya mesti lebihh semangaaattt!! Yay! Tuhan aja gak menyerah terhadap kita, Maria dan Yusuf pun demikian, jadi kita juga ga boleh nyerah dgn tujuan hidup yg Tuhan berikan buat kita! :)
- Seperti orang-orang majus yg harus menempuh perjalanan sejauh 1500km, gak menyerah terhadap berbagai rintangan dan situasi saat itu mereka tetap dtg mendekat dan menyembah Yesus. Mereka org pinter, kaya, rela bersusah2 kayak gitu.. Nah, Kita juga mesti gitu, tetaplah setia datang pada Tuhan sekalipun banyak hal yg tidak menyenangkan terjadi. Apalah arti Natal tanpa kehadiranNya? Semoga hubungan kita denganNya tambah hari tambah dekat. :)
- Natal itu rekonsiliasi umat manusia dan Penciptanya yg terjadi dua arah. Sang Pencipta menjadi manusia, datang ke dunia, datang pada ciptaanNya, dan manusia datang kepadaNya. Tanpa kedua hal ini, tidak mungkin ada natal. Jadi kita tidak mungkin merayakan Natal dgn mengenang kedatanganNya saja. Tapi juga benar2 datang dan mendekat padaNya, menyembahNya, mendengar apa yg Dia inginkan atas hidup kita dan melakukanNya.
Merry Christmas, everyone!