Laman

Tampilkan postingan dengan label simple life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label simple life. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Desember 2016

Changing


Akhirnya setelah sekian lama, saya kembali menulis. melihat-lihat tulisan saya sebelumnya membuat saya senyum-senyum. Ternyata begitu cara saya menulis, begitu proses yang saya alami waktu itu. ternyata saya juga mengalami sakit parah juga. Haha. sakit karakter.  tapi ya memang manusia kan harus terus berkembang? Jadi boleh deh ya kalau saya klaim saya sedang mengalami perubahan.

Ngomong-ngomong tentang perubahan, saya rasa proses hidup saya khususnya dua tahun terakhir ini banyak mengikis karakter saya yang aneh-aneh. Dan... juga memunculkan sifat saya yang sebenarnya, yang sudah terpendam lama, yang tidak pernah saya duga dan saya sadari. Termasuk juga menghasilkan model saya yang uaneh2, tapi positif tentunya. Haha.

Masih seperti biasa, bagaimana saya menulis mungkin tidak formal yang gimana gitu. Karena lebih ke refleksi hidup. Jadi jangan berharap saya akan memakai kaidah dan EYD. Jadi selamat menikmati pola pikir saya yang rumit (warning), idealisme, self talk, celoteh, apa saja.
Okay, ready?
Mari kita mulai...
Mulai dari mana ya tapi? Pertanyaan bagus. Wkwkw.

Ok, saya pikir akan lebih baik bila saya ceritakan dulu beberapa hal yang berubah dalam diri saya.
  • Saya sekarang di kota Surabaya sejak Agustus 2014.
  • Saya sementara mengambil studi lanjut Manajemen Sekolah di salah satu universitas Kristen di Jakarta namun berkuliah di Surabaya. Di samping itu, supaya bisa segera mengaplikasikan apa yang saya pelajari, saya juga mengajar di salah satu sekolah swasta yang berada di bawah departemen agama. perpindahan dari seorang desainer menjadi seorang guru. Bagaimana saya menulis tentang kehidupan saya dalam bidang pendidikan dapat dibaca di http://pinewstand.wordpress.com. Sebelumnya jangan kaget karena disana juga lama belum diupdate. :P
  • Saya ingin merayakan sekaligus mengingatkan saya sendiri akan komitmen saya untuk mengkonsumsi makanan dengan cara yang benar dan sehat. Tahun ini saya mulai mengubah pola makan saya, dan mulai berolahraga. Nah olahraga ini memang dari dulu cuman jadi impian belaka. Wkwkw. Akhirnya saya bersyukur bisa diberikan kesempatan untuk melakukannya. Olahraganya sederhana, cuman lari pagi atau sore. Hehe. Asik. Seru. Karena lari sendirian, saya bisa punya waktu banyak untuk merenung. Yay! nah sebetulnya ketika saya datang ke surabaya, berat badan saya naik drastis. Tidak tanggung-tanggung hampir 10 kilo. Walaupun penampakannya tidak menyolok, tapi cukup membuat banyak rekan yang bertemu saya langsung menyadari perubahan diri saya yang kasat mata itu. hadooh. Haha. akhirnya saya juga mikir untuk mulai mengendalikan nafsu makan saya. dan melalui beberapa strategi, sejauh ini akhirnya saya sudah berhasil turun 7 kilo. dalam kurang lebih 2 bulan. Hoho. Semoga tetap bertahan.
  • Beberapa perubahan lainnya. :P saya pikir tidak cukup space untuk membahasnya disini. *sebenarnya sih sudah ngantuk* wkwk. intinya saya bersyukur masih ada dalam rancangan Tuhan, masih dipegang Tuhan, walau sudah nakal bandel amit-amit, tapi ya Tuhan tetap sabar. Sabar banget. *terharu*. Karena itu biarlah perubahan-perubahan  positif yang mengambil tempat di hati orang-orang sekitar saya, semua saya persembahkan kepada Tuhan yang menciptakan saya. sekalipun di antaran perubahan yang baik masih ada juga mungkin yang gimana gitu. Maksud saya, bagi beberapa orang lain saya berubah jadi aneh. Hahah. Saya tidak ingin menyalahkan siapa-siapa, apalagi Tuhan. karena saya percaya Tuhan selalu baik.

 saya rasa sampai disini dulu, sedikit pengantar untuk memasuki babak baru (lagi) dalam tulisan saya. hehe. 













Kamis, 27 September 2012

Sehat walau Sibuk

Sehat walau Sibuk,

bukan mustahil malah mungkin,
kalau kita punya kemauan,

bukan susah malah gampang,
kalau kita ingat hasilnya,

bukan cuman impian malah kenyataan,
karena itu yang Tuhan inginkan dari kita.

setelah menyadari bahwa saya harus hidup sehat jasmani karena ada tujuan Tuhan yang harus saya kerjakan dalam hidup ini, saya tidak bisa lagi mempertahankan kebiasaan hidup saya yang lama, khususnya dalam hal memilih makanan, dan pola tidur saya.

awalnya saya berpikir, karena alasan ingin mengerjakan visi, saya harus rela bayar harga, tidur larut malam yang sering jadi tidur subuh, nah saya pikir semua itu memang layak saya kerjakan utk sebuah visi. sepertinya untuk beberapa waktu Tuhan mengizinkan saya ada dalam pemahaman seperti itu supaya dapat belajar dan melihat sendiri bagaimana konsekuensi pilihan hidup seperti itu. dan hasilnya? saya tidak bisa mengatakan segala sesuatu berjalan dengan baik seperti yang saya inginkan. tidur larut malam, mengorbankan waktu istirahat, mengkonsumsi makanan-makanan apapun yang ada di depan saya tanpa berpikir panjang hanya untuk menemani saya dalam beraktivitas sehari-hari.

akibatnya? berat badan bertambah, tubuh lemas, tumpukan lemak mulai terlihat dimana-mana, sakit kepala, kurang fokus, kemampuan mengingat berkurang, kadang pun bisa jadi lebih sensitif dan jadi marah-marah/sedih tak jelas. memang harus diakui, bekerja di waktu-waktu tersebut ada enaknya juga. bagi saya sih, karena pagi sampai pukul 9 malam saya harus bekerja di toko, maka setelah itu adalah waktu-waktu yang nyaman untuk saya mulai mengerjakan hal-hal yang suka. tapi ternyata saya menyadari waktu saya bersama keluarga harus dikorbankan. karena komputer saya bekerja sudah dipindah di toko, jadi waktu malam saya lebih banyak menghabiskan waktu sendiri.

Jadi, sampai disini, waktu saya renungkan lagi, sebenarnya tidak ada yang salah dengan visi yang harus saya kerjakan. tidak ada yang salah dengan Tuhan apa lagi. tujuan hidup tuh layak diperjuangkan. namun yang jadi masalah adalah ternyata saya sendiri. saya sendiri yang tidak bisa mengontrol diri saya dan salah membuat prioritas, salah menerapkan kebiasaan-kebiasaan saya dan tidak mengatur waktu dengan baik. yang akhirnya, hidup saya jadi tidak seimbang. dulu saya berpikir semua rasa tidak enak yang saya alami adalah harga yang harus saya bayar. tapi seiring waktu ternyata sebagian besar adalah konsekuensi dari pilihan hidup saya di masa lalu. saya yang tidak bijak dan bertanggungjawab dalam hidup saya. dan saya malah mencari alasan untuk memaklumi keadaan saya dengan berkata pada diri saya: inilah harga yang harus saya bayar.

sebulan ini saya banyak diingatkan tentang hidup yang sehat, lalu pengendalian diri dan akhirnya terakhir yang bikin saya DONG  karena kalimat yang diucapkan Ahok waktu wawancara TV One dengannya. saya bukan hidup untuk diri saya sendiri lagi. karena itu saya harus bertanggung jawab menjaga kesehatan saya. :D

nah, akhirnya saya pun mulai berjuang mulai dari hal-hal kecil:
memperhatikan menu makanan saya, memperbanyak buah dan sayur, mengurangi cemilan yang tidak sehat, minuman yang terlalu banyak mengandung gula, memperbanyak minum air putih, tidur lebih awal, bangun lebih pagi, dan yang pasti olahraga dan ada dalam persekutuan dlm Tuhan melalui doa dan Firman Tuhan. yang paling terasa bedanya ketika saya mulai menerapkan buah Roh : Pengendalian Diri.  karena semua yang saya sebutkan di atas sangat memerlukan yang namanya Pengendalian Diri. lebih jelasnya, akan saya coba bagikan lagi di catatan-catatan selanjutnya. :D

akhir kata, saya bagikan sedikit link yang bisa membantu kita semua kalau lagi sibuk dan ingin melakukan gerakan olahraga, nah semoga ini berguna ya.

http://www.wrp-diet.com/be-active-at-the-office/#more-4391

dan ini sedikit foto yang sedikit memotivasi saya di waktu yang lalu untuk hidup sehat. mana tahan liat mereka di bawah ini. :D mereka adalah FTISLAND. akan saya ceritakan lagi nanti. haha. really thank God for them.
alright then, sekian catatan hari ini. God bless you ^^

:: FT Island  ::



Senin, 24 September 2012

Birthday and Prayer

Sebelum September yang berlalu sangat cepat ini berakhir,
saya mau berbagi sedikit..:D
Tanggal 15 kemarin saya ulang tahun lhoo.. :D
setiap orang pasti merasakan kalo hari ulang tahunnya merupakan hari yang spesial.
itu pasti. tapi kali ini saya melewatinya dengan cara yang sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Satu.
Tanggal 15 September itu jatuh di hari Sabtu.
dan saya tidak mendapat ucapan selamat ulang tahun dari keluarga saya, kecuali adik saya. :D
masalah ? agak. sebenarnya berharap ada ucapan sedikit lah, tapi ternyata gak. ya sudah. jalani aja.
tapi yang bikin saya sedikit bersyukur karena diberi kesempatan untuk masak nasi goreng tanpa MSG. Tanpa MSG, jadinya saya gak pake tuh bumbu2 instan nasi goreng yang kami jual di toko. hari itu saya mencoba resep saya sendiri. alhasil? tak ada komentar sih enak apa gak, tapi saya percaya Papa saya fine2 saja. haha. oh ya hari itu Mama saya masih di Maluku Utara, jadi makanan kami seadanya saja. karena saya dan Papa saya berdua saja di rumah. :D

melayani di hari ulang tahun itu kesempatan yang indah lho,
apalagi melayani orang tua yang telah membesarkan kita! Istimewa! :D
gak perlu menuntut mereka harus melakukan sesuatu buat kita,
kitalah yang kudu melakukan sesuatu :D
dan jangan cuman sampai di hari yang spesial itu aja,
namun tiap hari :P hehe

Dua.

sebelum tidur saya sedikit termenung, kenapa keluarga saya begitu dingin dan kaku untuk hal ini.
khususnya antara saya dan papa saya untuk hal-hal begini.
kakak saya yang saksi yehuwa pun demikian, tidak ada kabar. Saya sih berharap andaikan ada satu sapaan saja buat saya di hari itu. ternyata tidak.
waktu saya memandangi layar hape saya, ada suara dalam hati saya yang berkata,
"kenapa gak kamu aja yang duluan?"


akhirnya saya mulai mengirim pesan teks buat kakak saya.
hanya ingin bilang bahwa saya bersyukur mempunyai kakak seperti dia sampai saya
sudah berumur 24 tahun.
hahaha. agak gimana juga ya, karena gak dapet ucapan trus jadinya bilang terima kasih duluan.:P
saya hanya ingin mengutarakan perasaan saya sekaligus menghormati dia yang tidak memberi ucapan kepada saya krn kepercayaannya. jadi seperti itulah. :D

hal serupa juga saya kirim untuk Mama saya.
saya berterima kasih kepadanya karena telah menyayangi saya selama 24 tahun ini. bla.bla.. dst. hehe.
saya juga mengirimkan pesan seperti itu untuk adik saya. tapi tidak ke papa saya.
saya mau percaya saja sekalipun dia tidak berkata apa-apa tentang ulang tahun saya.
saya tahu dia mengasihi saya. haha. saya sudah cukup dewasa untuk tidak down karena hal ini. ;)

di hari itu saya sadar, terkadang kita lebih menuntut orang-orang disekelilingi kita melakukan apa yang kita suka, tapi cobalah belajar untuk berterima kasih lebih dahulu untuk kehadiran mereka. tanpa mereka kita pun tidak bisa jadi seperti kita sekarang kan.


besoknya, saya dapat sms balasan dari kakak saya.
lega deh. :D

Tiga. 
"tidaaaaakkk.. waktu saya di dunia ini makin sedikit!!! #histeris
sadar atau tidak umur kita setiap hari bertambah satu hari. dari perspektif lain, ternyata sehari demi sehari kita makin dekat sama hari kematian kita. aneh ya ngomong gini di hari ini. lah emang kenapa juga toh? HAHA.saya percaya kalo kita punya pandangan yang benar tentang kematian kita, maka cara kita memandang hidup pun jadi bed
a. kita tidak tahu kapan kematian menjemput kan, jadi jangan tunggu di hari ulang tahun baru mau bertobat dan memperbaharui komitmen. tidak perlu nunggu satu tahun baru bersyukur. bersyukurlah tiap hari. jangan tunggu smp hari ultah baru tanya "Apa yang Engkau ingin aku kerjakan, Tuhan?" tanyakan tiap hari. jangan tunggu smp hari ultah baru mau mengasihi keluarga, teman2, org2 disekitarmu, lakukanlah setiap hari. krn kita tdk tahu kapan kita mati.

jadi, hari ini bukan saya saja yang umurnya ditambah jadi genap 24, tapi umur Anda juga bertambah SATU HARI! jadi selamat ulang tahun "hari" yang ke.. *sebut saja sendiri* ^^ mari bersyukur setiap hari. Tuhan Yesus memberkati kita semua. semangaaatttt"
nah itu tadi status fb saya pas di hari Sabtu itu. :D
tak perlu kujelaskan lagi yah.:D 

Empat.
ini ada sebuah doa
kudapat dari buku "Heart for A Friend"
kucari-cari bukunya entah dimana,
kebetulan saya sempat menyalinnya di komputer
tapi saya lupa menyertakan keterangannya. >.<
semoga memberkati ya!
God bless you :)

Tuhan, Engkau mengenalku lebih baik daripada aku mengenal diri-ku sendiri.
Usiaku terus bertambah, dan suatu hari nanti aku akan menjadi tua.
Jaga aku agar tidak menjadi cerewet, dan terutama dari kebiasaan fatal yang berpikir bahwa aku harus mengatakan sesuatu untuk setiap hal dan di setiap kesempatan.
Lepaskan aku dari keinginan untuk mencoba meluruskan masalah setiap orang.
Bebaskan pikiranku untuk tidak lagi mengulang detail-detail yang tak ada habisnya-beri aku sayap untuk langsung menuju pokok permasalahan.
Aku meminta karunia yang cukup agar aku mampu mendengarkan kisah rasa sakit orang lain.
Tolonglah aku untuk menjalaninya dengan kesabaran.
Namun, cegah mulutku untuk membicarakan rasa sakitku sendiri.
Rasa sakit itu semakin bertambah,
dan kesukaanku mengulang-ngulangnya menjadi semakin manis seiring berjalannya waktu.
Aku tidak berani meminta agar daya ingatku meningkat,
tetapi aku memohon bertambahnya kerendahan hati dan
berkurangnya sifat keras kepala saat ingatanku tampak berbenturan dengan ingatan orang lain.
Ajari aku pelajaran yang berharga bahwa kadang kala aku melakukan kesalahan.
Buatlah aku penuh perhatian, tetapi tidak tergantung perasaan;
suka membantu, tetapi tidak suka memerintah.
Beri aku kemampuan untuk melihat hal-hal baik di tempat-tempat yang tak terduga,
dan talenta dalam diri orang-orang yang tak terduga.
Dan beri aku, Tuhan, karunia untuk memberitahukan itu kepada mereka.
  
Beberapa orang, seberapa pun lanjut usia mereka, tidak pernah kehilangan kecantikannya – mereka hanya memindahkannya dari wajah  mereka ke hati mereka.

Semangat Kembali

YUHU,
ini aku,
sudah kembali.
hihi.

apa yang kukerjakan selama ini?
ahh.. banyaakk..
banyaakk.. banyakbanget.. hahah..

jadi malu
betul2 malu..*tutup wajah*
terakhir saya update tu ternyata 7 bulan yang lalu.
>.<
benar2 melenceng dari komitmen saya.
wahahahha. parah.

sebenarnya kemarin saya coba buka blog ini,
trus baca tulisan saya itu..
eh tertemplak deh..
merefresh saya kembali gitu

emang ya,
pikiran2, pengalaman, perasaan dan semangat kita tu kudu ditulis lho,
kalo pas sumpek, coba baca2 lagi...
pasti deh nemu sesuatu yang beda.
kayak memberkati kita lagi gitu.
pernah ngerasa gak?
kalo ga percaya, coba deh,
telusuri lagi tulisan teman2,
bukan hanya di blog,
tapi juga timeline FB, twitter, tumblr. :D

semoga bisa sesuatu yang beda
dan menyemangati tmn2 semua! ^^





Sabtu, 10 Desember 2011

Princess Online Shop


Princess Online Shop
Beauty Inside to Outside


Halo.

Untuk kesekian kalinya saya berpikir namun baru kali ini saya ngeh sama apa yang saya pikirkan :P. yaaahh Bukan kebetulan kenapa saya tinggal dengan ortu di Ambon, itu artinya saya gak perlu kuatir soal makan dan pakaian, bayar listrik, telpon dan sebagainya. Bukan berarti bahwa saya boleh hidup senang, tapi sebenarnya ini tentang bagaimana menyadari bahwa ada tujuan dan tanggungjawab dalam keberadaan yang Tuhan izinkan ini. ya itu tadi, pertanyaan yang selalu muncul adalah: “apa yang harus saya kerjakan utk mencapai visi/tujuan hidup yang Tuhan tentukan buat saya”

Nah, kalo dilihat dari judul, akhirnya saya merambah juga dalam bidang bisnis. Huaahahha. Yaaahh. Walaupun sebenarnya kegiatan sehari-hari saya adalah berdagang. Tapi tentunya yang saya maksudkan ini adalah hal yang lain dari apa yang sehari-hari saya lakukan di toko saya.

Selama di Surabaya bulan Juni kemarin, saya benar-benar diberkati dengan perjumpaan teman-teman dan mentor-mentor saya. Salah satu hal yang benar2 membakar semangat saya adalah tentang…ya Berbisnis. Mentor-mentor saya ini dengan luarbiasanya tanpa saling berkoordinasi mereka bisa menyampaikan hal yang sama buat saya: “Dengan apa kamu mau membangun Maluku?” saya pun tertegun. Hahahah… Tuhan memang benar2 memakai ketiga orang itu. hmm...

Saya sadar sih kalo ngomong tentang bisnis ini maka sebenarnya bukan untuk kepentingan diri sendiri sih, tapi bagaimana menggunakannya untuk kepentingan yang lebih penting. Yah, sesuai dengan apa yang Tuhan mau, menggunakannya untuk kepentingan visi yang Tuhan berikan.

Singkat cerita, berkat teman saya juga, akhirnya saya pun ikutan berjualan lewat BB. namanyaa... Princess ini. heheh.. Awalnya susah mengatur orderan yang masuk, ruwet juga. Huahauhua,.. tapi lama-lama akhirnya bisa tahu cara dan nemu supplier yang murah meriah.

Tapi sebenarnya ada hal yang gak sesuai dengan hati saya ketika berjualan pakaian2 ini,
Karena saya merasa bahwa uang-uang tersebut mestinya digunakan dengan bijak sih. saya pengen orang Ambon yang sebagian besar adalah pelanggan saya bisa menggunakan uang dengan bijak, dan melihat kebutuhan yang lain yang lebih penting.

Setelah saya pikir-pikir, akhirnya saya ingat kalo teman saya, Bunga Mega, seorang Novelis dan founder CeweQuat punya berbagai aksi social di Jakarta.. saya jadi terpikir, bagaimana menggabungkan kedua hal ini. bisa saling menguntungkan lah. Saya dapat keuntungan yah walaupun dikit, kan lama2 juga jadi bukit, dan juga program2 nya cewe quat bisa didukung. Sekaligus bisa mendidik pelanggan saya untuk berdonasi, gak cuman mikir beli baju aja gitu maksudnya.

Selain CeweQuat ini, saya pun terpikir bahwa masih ada pergerakan lain yang gak kalah penting: HEKALEKA *more info visit: www.hekaleka.com. Yaitu sebuah gerakan untuk membangun Maluku melalui pendidikan. karena masih baru, jadi gerakan ini masih butuh dukungan dalam bentuk donasi. Boleh lahhh.. saya sertakan skaligus juga membuka kesempatan bagi pelanggan saya untuk berdonasi bagi Maluku.

Dan yang terakhir, urgent dan yang juga penting, adalah sebuah pembinaan bagi anak muda di Maluku, yang akan dilaksanakan tahun 2012, youth camp yang disebut BOOTCAMP, Excellent Leader Training!! Untuk pertama kalinya dibikin di Ambon dan rencananya akan diikuti oleh gereja dari berbagai denominasi. Memang sih ini semacam kegiatan rohani, tapi pelatihan ini juga dipakai di perusahaan2 lho. More info visit deh www.excellentleader.org. dana yang dibutuhkan agar kegiatan ini bisa diikuti oleh 100 peserta selama 3 hari 2 malam adalah lebih dari 40 juta rupiah. Mustahil memang. Darimana mendapatkan duit sebanyak itu.. tapi entahlah saya cukup yakin bahwa semuanya akan dicukupkan.

Kerinduan saya agar pelatihan ini sukses adalah bukan untuk kepentingan siapa-siapa namun kembali lagi untuk melihat bagaimana Maluku menjadi seperti apa yang Tuhan inginkan. Para pemuda khususnya pemimpin yang mempunyai jati diri yang benar, memiliki tujuan hidup, berkarakter, visi dan passion dalam berkarya bagi Maluku.

Melalui Princess Shop Online ini, saya harap Tuhan bisa memakainya untuk mengumpulkan dana2 yang dibutuhkan. Entah itu untuk Aksi Cewe nya CeweQuat, HekaLeka atau ELT ini. semuanya saya kembalikan kepada para pelanggan yang akan memilih kemana kah donasi yang akan mereka berikan. Khusus untuk ELT saya tidak akan mengambil keuntungan sama sekali. 100 persen keuntungan saya kembalikan utk pelayanan ini.

Ada yang berminat untuk bergabung? Heheh.. email saya aja ke funniest15@yahoo.com :D Tuhan Yesus sayang kita semua :D




Senin, 21 Februari 2011

Tuhan Sanggup, Dia mengerti.

kemarin waktu liat2 NatGeo di indovision, ada hal yg menarik ttg wild life. ada hewan mamalia, aku lupa hewan itu namanya apa. yg hidupnya dgn bikin lobang di tanah sbg rumahnya. penglihatannya bagus. geraknya cepat.. lupa namanya apa. *lagi males googling :p*


ok, lanjut. yg menarik itu waktu anak2 kecilnya dikejar oleh ular kobra. mereka semua akhirnya pada masuk ke lobang yg adalah rumah mrk sendiri.. sementara itu sang kakak yg mengetahui adanya bahaya kembali ke rumah tuk menyelamatkan para adik. tepat saat mereka akhirnya kejepit, gak bisa lari kemana2, dgn di depan mereka ada ular tersebut, sang kakak muncul dari belakang. *semua adegan disyuting di dlm lubang, dan ditambah musik2 yg mencekam, asli bikin deg2an!*.


akhirnyaaa. yaa akhirnyaaa.

berkat gigitan sang kakak, ular tersebut mau gak mau harus mencari jalan utk berbalik dan keluar dari lubang. para adik pun keluar entah dari lubang yg mana lagi.. fiuh.


tiba2. reinforcement dtg. yap. bala bantuan. keluarga makhluk ini pun berdatangan utk melakukan perlawanan terhadap sang ular demi melindungi anak2 tadi. akhirnya lagi. *rasae kok akhirnya terus deh* sang ular pergi. biasanya, kalo ular lain, mereka bakal pergi menjauh dr tempat tersebut. tapi si cobra yg satu ini? TIDAK. malah naik ke pohon dan menunggu disitu. seperti kata naratornya. "dia menunggu waktu yg tepat. kalau2 ada yg keluar dari kumpulannya".



nahh. aku tiba2 sadar sesuatu.

si hewan itu jadi mngsa ketika mereka gak bersama dgn rombongannya yg dewasa.

kata lainnya. mungkin paksa mandiri atau saking nyaman sampe lupa diri. dan gak sadar kalo ada musuh yg mengancam.



aku jadi teringat kehidupan rohaniku.

sadar gak sadar, tapi kenyataannya bgtu.. Firman Tuhan bilang, si iblis lagi mencari mangsa. dia lagi mengintai. menunggu waktu yg tepat saat kita lengah. contohnya wktu Tuhan Yesus dicobai. si iblis undur dan cari waktu yg tepat.


bagiku sih tentu saja ini bukan hanya masalah lengah rohani atau fisik.

tapi ketika kita gak punya komunitas yg membangun/melindungi kita.ya kayak si hewan yang dikejar ular tadi.


aku pribadi merasa sih. itu bener2 susah. bukan berarti kita mengandalkan komunitas. tapi tetap kerasa bedanya bila tidak memiliki orang2 yg secara intensif bisa kita ajak sharing dan saling menguatkan. minimal saudara2 seiman yang punya kerinduan untuk berbagi dan menguatkan. sewaktu gak ada bersama mereka, potensi utk diserang lebih tinggi dan termasuk kemampuan memulihkan diri yang harusnya lebih cepat malah menurun.



begitulah yg kurasakan akhir2 ini.

perbedaan waktu masih di surabaya.

tiap hari ketemu temen2 yg bisa saling menguatkan satu dgn yg lain. tanpa diceritakan, mereka cukup paham apa yg kurasakan. secara hidup bersama, kos, kuliah, organisasi, lalu ada KTB, komsel, pemuda, ibdh raya minggu. semua2nya.. sekalipun masih ada dalam kesibukan dan tekanan, tapi penyertaan Tuhan tetap terlihat sepanjang hari.lewat temen2.. apalagi kampus kristen seperti UK Petra. hehe..


kalo disini. gak ada lagi. that's why. aku udah kerasa ini bakal terjadi kalo aku pulang ke ambon. no more friends like them around me. makanya sedih amat di hari2 menjelang aku harus kembali ke ambon. hiks.



kesibukan yg melanda.

berbagai macam tekanan. pikiran dan emosi, jiwa dan hati. *haiyah*. rentetan berbagai kejadian penuh warna.


tak bisa diungkapkan lagi.

tak mampu kuceritakan lagi.

semuanya hanya berupa doa dan keluh kesah pada Tuhan sepanjang hari di hati dan malam di petiduran.


tak ada yg mengerti. tak ada yg sanggup. banyak hal yg harus diceritakan. banyak waktu yg terbuang dan kejepit waktu. *deskripsi yg susah ya hehe* utk membuat mereka mengerti. itu pun kalo mereka pada akhirnya mengerti. semuanya begitu terbatas.


bukan berarti gak punya temen2 disini. tapi orang2 yg kualitas hubungannya kuharapkan seperti yg di surabaya, belum ada. yah. karena orang2 disini belum lama kukenal. jadi maklumlah. dan kok ya kejepit waktu dan tempat juga. secara aku bisanya di rumah terus. ehehe..

*memang ya, relasi yg baik diuji oleh waktu :D termasuk persahabatan*



jad begitulah. setelah menyaksikan acara NatGeo itu, aku berpikir.

iblis tahu, tujuan Tuhan utk ku disini.

dia ingin menghancurkanku. dan ya, bila dia mau melakukan itu semaunya dia, aku pasti sudah hancur dr dulu. tp aku tahu Tuhan yg pegang kontrol atas semua yg terjadi. gak satu pun terjadi tanpa seizin Dia.*diingetkan ttg Ayub soalnya :D*


lalu kmrn itu ada hari ke dua aku melihat2 foto wisuda temen2ku.

perasaan haru muncul sekaligus sedih krn tidak bersama2 dgn mereka. mengetahui klo kita semua akan berpencar2, adalah alasan yg membuatku bersedih. sedih sekali. dulu aku ingat, dalam sebuah pelayanan kampus, kami bergandengan tangan erat. dan menyanyi utk Tuhan, menyatakan kerinduan kami utk menjadi berkat, menjadi alat yg berkenan untuk dipakai Tuhani. saat itu aku bergitu bersyukur. aku ada di UK Petra.


dan kmrn. aku tiba-tiba bersyukur. lagi.

punya banyak teman dlm melayani. berproses bersama. bukan sekedar teman2 utk senang2. tapi teman2 yg berproses bersama. gesekan memang terjadi disana sini. tp aku bersyukur utk karya Tuhan yg luar biasa itu. bekerja dlm kami yg biasa2 dan terbatas ini. saat itu. ya saat itu.



hari ini.

aku memang tidak bersama mereka.

jarak terbentang jauh

kata2 yg terbatas

sentuhan yg semu *poke2an tok haha*


tapi, apakah itu menghalangi kasih Allah? aku percaya, tidak.



hari ini aku menyadari kenapa Tuhan mengizinkannya..

disaat aku tak kunjung dimengerti

disaat aku tak mampu mengerti

Tuhanlah yg paling mengerti.



aku tahu. setiap kata yg terucap oleh mereka bukan ditujukan utk menghiburku. bukan ditujukan utk memberi pengharapan padaku. karena mereka tidak pernah mampu paham apa yg kurasakan. saat itu.

tapi,

Tuhan.

ya, Tuhan yang aku sembah. paham betul.


membawa mataku utk melihat.

menuntun kepalaku utk berpikir.

mengarahkan hatiku utk mendengar-Nya dan merasakan kasihNya.

melalui semuaaa yg diucapkan. apa saja yg terjadi di sekitar dan dunia maya mereka.

Tuhan membuktikan Dia eksis utk anak2Nya.



apakah aku berharap pada manusia?

mungkin ya, mungkin tidak. aku tahu aku tidak menuntut mereka utk mengerti keadaanku, dan tidak kecewa bila mereka tidak sanggup berbicara utk memuaskan hati dan jiwaku yg tertekan.

walaupun kadang membutuhkan mereka untuk mendengar keluh kesahku. kadang kusampaikan bersamaan dgn harapan, "semoga engkau bisa menolongku". tapi.. sekalipun berbicara lewat sms atau telpon, aku tahu mereka juga tidak mampu. sekalipun mereka ada yg telah berusaha dan memberikan nasihat, doa dan semangat, tetap tidak menjawab dgn utuh apa yang kuinginkan... semuanya masih terlihat sebagai potongan2.. *kuhargai kalian, thx :)* payahnya aku sendiripun tak sanggup berkata2 lagi.


tapi di saat itulah. Tuhan menyatakan diriNya, "Akulah yg menciptakanmu, Akulah yg mengerti dgn pasti akan dirimu."

saat aku mulai berharap pda Dia. kembali mempercayai Dia di masa kelamku yg sepertinya tak kunjung selesai, Dia membuktikan bahwa kasih setiaNya pun tak akan pernah habis. melampaui akal. melintasi ruang dan waktu. jarak dan tempat. sungguh tak berkesudahan.


aku tak pernah menyangka.

sekalipun aku berkata pd teman2ku bahwa "perpisahan membuat kita kuat" ternyata memang memberi kekuatan yg tak terbayangkan.


bila aku bersama kalian, aku tahu kalian memahamiku. dan Tuhan juga. tapi ketika aku tak bersama kalian, aku tahu kalian memang tak mampu memahami. tapi apakah itu mengurangi keindahan memiliki saudara seiman? tidak. malah sebaliknya...


iblis salah jika dia berpikir aku sendirian, kelihatan tak berkomunitas, hanya krn aku jauh dari kalian. Tuhan tahu. dan Dia mengizinkan semua yg tidak terjadi utk membuktikan bahwa Dia benar, dan iblis salah. :D

jarak bisa memisahkan kita. tapi hati kita selalu berpadu. ciyeh. soalnya sama2 melayani Tuhan, kan :D


dalam hal2 kecil yg kualami. ketika aku merasa bgtu sendiri. tiba2 datang orang-orang yg bertanya, "bgmn kabarmu". seakan Tuhan bilang, "Aku peduli". akhirnya aku sadar. setiap kata yg mereka ucapkan, Tuhanlah yg menerjemahkan semua itu sampai ke kedalaman hatiku. potongan2 kalimat yang disampaikan oleh kalian telah dirangkainya dalam hatiku menjadi sebuah pesan kehidupan untuk jiwaku.


Dia mengerti. dan jawabanNya tersedia. Dia yg luar biasa itu. memakai kamu, kamu, kamu, kamu sekalian, sadar atau tidak, telah jadi berkat dan pernyataan cintaNya Tuhan padaku.



mulailah dgn percaya padaNya. beranilah utk percaya dgn segenap hati dan logika semampu kita. kita tidak mempercayai harapan bahwa Tuhan baik. gak. Dia memang nyata. dan itu fakta bahwa Dia baik. waktu kita menyesuaikan pikiran dan kondisi kita untuk mempercaya pada pribadiNya, bagi Tuhan itu berharga. dan lihat bagaimana dia yg akan merubah pandanganmu terhadap masalah yg kau alami sekarang. sekalipun masalahmu belum kunjung selesai. tapi kasihNya yg tak pernah berakhir memberimu kekuatan, dan engkau akan semakin mengenalNya, dan masalahmu bukan lagi menjadi masalah. karena engkau olehNya telah dijadikan lebih dari pemenang.

karena pengenalan akan Dia dan hubungan dgnNya jauuh lebih berharga dari *bahkan* semua penyelesaian masalah yg ada. karena disitulah kita semua, dijadikan lebih naik lagi dengan cinta yg lebih dewasa bukan utk diri kita tapi utk melayaniNya lebih lagi..


Dan satu saat, kita akan mendatangi raksasa masalah kita dgn 5 buah batu dan katapel, krn Allah bersama kita, mengalahkan raksasa itu. yess! bagi Dia segala pujian dan kemuliaan!





yeaa.. komunitas. saudara2 seiman. dimana saja kalian berada. thanks utk facebook dan twitter juga blog. :D

aku bersyukur punya kalian. aku bersyukur pernah mengenal kalian. aku bersyukur kalian ada. aku bersyukur pada Tuhan yang memakai kalian. aku bersyukur untuk doa2 kalian, semangat, perhatian, pengalaman kalian, dan kemauan kalian dalam membagi..


hari ini aku diingatkan lagi.

sekalipun aku terlihat sendiri. aku tidak benar2 sendiri. aku punya Tuhan. dan aku tahu aku punya saudara2 seiman, yang mengasihi Tuhan. yang melayani Dia.

kalau aku mengandalkan dan berharap pada manusia, aku mendapatkan apa yang manusia sanggup lakukan. namun bila aku mengandalkan dan berharap pada Tuhan, aku mendapatkan apa yang tidak bisa dilakukan manusia. aku mendapatkan apa yang dapat dilakukan Tuhan. kerennya. Dia memakai manusia.




dan bila tulisan ini juga memberkati kalian yang membacanya dgn tidak sengaja, ketahuilah Tuhan begitu baik dan sangat mengasihimu. tetaplah berjuang dan setia. Dia mengerti.


Tuhan Yesus mengasihimu, kawan.

Senin, 18 Oktober 2010

Terigu-terigu yang siap dibagi..

17 September 2010



Malam itu. Kami masih sibuk seperti biasa. Yaaahhh… biasalah, jaga toko.

Tapi yang tidak biasa pada hari itu adalah, sibuk tanpa orang tua.. Iyaahh.. soalnya mereka sedang pergi untuk menghadiri pernikahan temannya mereka..Akhirnya akuulaahh.. yang bertindak sebagai “orang-tua”. Mengontrol semua stock2 barang di toko, dan mulai mengatur adik2ku untuk menambahnya. Hehehe… nah, termasuk pekerjaan membungkus terigu. Yah memang sekalipun orang tuaku ada, tapi aku juga sering melakukannya bila nemu stock eceran lagi kosong….



laluuu aku pun mulai membungkus terigu…. Satu kilo, dua kilo, tiga kilo.. aku memasukannya dalam ember yang jaraknya sekitar 3-4 meter dari tempatku berdiri tadi. Lalu aku melanjutkan lagi sementara adikku sedang bermain hape, sepupuku sedang “entahlah ngapain” dengan mamanya…



dan tak terasa sudah sekitar lebih dari 5 kilo terigu yang sudah selesai aku bungkus tapi masih ada di sekitarku.. +.+.

Aku memang sengaja untuk tidak meminta siapapun untuk mengambil dan memasukannya dalam ember.. kenapaa?? Masalahnya, itu adalah pekerjaan yang sehari-hari yang sudah dilakukan. Bila ayahku yang membungkus, kami pasti siaga untuk memasukannya dalam ember. Jadi terigu tersebut tak akan dibiarkan untuk lama-lama di sekitar ayah saya…



Tapi kali ini tidak,. Herannya mereka, adik2ku ituuu bolak-balik di tempat aku berdiri dan tidak ada reaksi apapun untuk membawa terigu2 itu dan memasukannya di ember. Alhasil sekitar belasan bungkusan terigu aku biarkan di sekitarku dan memenuhi karung beras. Aku berusaha kendalikan diriku, sekalipun aku ingin marah.. *ya ampuunn adik-adikuu* mereka hanya sibuk dengan urusan masing-masing.. Gak peka, gak mau peduli, gak mau melihat kalau disini lagi butuh “bantuan”. Sebenarnya aku memang lagi buru-buru membungkus sekarung terigu itu sebelum jam 9 malam, toko kami tutup. Jadi aku konsen untuk membungkus dan berharap ada yang memasukannya dalam ember. Nyatanya, tidak ada.. dhuer.



Aku menunggu sambil terus membungkus terigu itu. Karung tempat aku menitip terigu tadi semakin penuh. Dan terigu di karungku sudah semakin sedikit, tapi tidak ada yang peduli. Oh my……..

Dan disitulah. Lagi2 Tuhan ngomong lewat kejadian terigu itu. Tuhan ini hobby kok ngomong di toko.. hehe..



“Berkat-berkat sudah Aku sediakan, Fan. Dan Aku sedang menunggu orang yang mau datang padaKu dan membagikannya kepada orang lain. Berkat-berkat sudah Aku sediakan, dan Aku sedang menunggu orang yang mau jadi jawaban bagi orang lain.”



Hayoo… sambil bungkus terigu aku diingatkan kalo seperti terigu yang sudah siap itu...Ituuuuu tugas kita, gereja. Orang-orang percaya, yang punya persekutuan dengan Tuhan, pengikut Kristus, orang Kristen. Berkat sudah disediakan Tuhan. Potensi sudah Tuhan berikan. Kemampuan dan kapasitas oleh anugerahNya, telah diberikan. Sekarang Tuhan Tanya, siapa yang peduli? Siapa yang mau datang dan lihat? Siapa yang mau keluar dari zona nyaman, siapa yang mau keluar dari urusan pribadinya dan mulai membagikan “terigu-terigu” itu kepada mereka yang membutuhkan? Apakah Tuhan bisa melakukannya sendiri? Apakah aku bisa menaruh terigu-terigu itu sendiri?

Ya tentu saja aku bisaaa. Ayolah. TENTU SAJA TUHAN BISA.



Tapi kenapa Tuhan juga memilih untuk menunggu orang-orang yang mau dipake untuk membagikan terigu itu? Heyy..apa sih yang membanggakan selain dari kita bisa dipakai Tuhan jadi rekan kerja-Nya untuk jadi berkat bagi orang lain? Hal yang paling luar biasa ketika kita meresponi panggilan Tuhan dalam hidup kita adalah kita akan mempunyai hubungan yang intim dengan-Nya. ITU LUAR BIASA. ITU MENGAGUMKAN!! yah waktu kita memutuskan untuk memberi, Tuhan pun akan menambah kapasitas, kita juga bisa memaksimalkan potensi dan kemampuan dalam membagi2 dan menyalurkan berkat... Oh seandainya saja, adik-adikku itu tahu, kalo dengan mengangkat terigu kilo2an itu termasuk latihan angkat beban yang membentuk otot2 mereka, dan membuat mereka jadi lebih sehat. Hehehe.. pekerjaan juga akan menjadi lebih cepat selesai!! Hmm!! Tapi sayangnya sampai jam 9 lebih, ketika aku memutuskan untuk menutup toko, baru sepupuku sadar kalo ada tumpukkan terigu sebegitu banyaknyaa,, huah… yaahh.. akhirnya di ending semua pada sibuk bikin ini itu.. coba dari tadi kek.. huehehe...



Yah itulah yang Tuhan sampaikan. Mengingatkan bahwa. Terigu-terigu dalam hidup kita, jawaban atas setiap permasalahan, damai sejahtera, sukacita,kreativitas, kuasa, apa saja yang kita sebenarnya mungkin orang lain butuhkan atau kita sendiri butuhkan, sudah tersedia. Karena Dia produsennya. Karena Dia sumbernya.

Mari datang padaNya, Tanya/ Buka mata. Buka mata. Siap tangan. Atau kalau sudah merasa mungkin terigu itu sudah ada di tangan kita, mari mulai membagi, mari mulai melangkah, mari mulai berkarya, mari mulai bertindak.

Tuhan sedang menunggu kita. Karena terigu-terigu itu sudah siap untuk dibagikan.



Ladang telah menguning, siap untuk dituai.



Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga (Efesus 1:3)

Minggu, 17 Oktober 2010

Confirmation

Dari mana harus mulai yah

Seminggu ini banyak sekali yang terjadi
Yang membuatku pusing Sembilan keliling.. haha..
Mulai dari hal yang bikin senang, terharu, kangen, bangga, sampai kecewa, sedih teramat sangat dalam..
Tapi di atas semuanya..
Aku harus mengakui bahwa kebaikan Tuhan selalu yang paling atas.
Maksudku, dalam semua yang kualami tadi, endingnya aku melihat kebaikan Tuhan. Yang seperti apa? Nah itu terus terang merupakan hal yang aku sama sekali tidak pernah pikirkan sebelumnya.

Semua pergumulan, pertanyaanku akhir2 iini akhirnya dijawab oleh.. hmm.. gembalaku yang di Surabaya.
GILA.
Aku ingat betul, dulu waktu aku di sby, gembalaku yang di ambon datang khotbah di gerejaku, kebetulan waktu itu aku lagi ultah. Hari ini, bagiku sendiri aku teringat dengan ulang tahunku sebulan yang lalu. Dan aku melihat bagaimana Tuhan bekerja. Huaahh.. Aku merasa betul kalo Dia sampai mengutus gembalaku yang di Surabaya ke Ambon untuk ngomong sesuatu buat aku. Yang bikin aku tertegun, tertemplak, dan akhirnya aku cuman bisa bilang,
“ini aku Tuhan”.

Dan akhirnya untuk pertama kali aku 100% bisa menerima dengan ikhlas, aku harus berkarya di ambon.

Jujur saja,
Selama ini aku masih memikirkan untuk kembali ke Surabaya, melayani di UK Petra. Menjadi dosen. Menikmati waktu-waktu yang menyenangkan disana. Sebenarnya aku pernah dibilang bahwa Surabaya sudah menjadi comfort zone. UK Petra tepatnya. Hmm… lalu aku kembali ke ambon dengan harapan yang sama bahwa aku akan kembali melayani di Surabaya. Tapi masalahnya aku mungkin kehilangan arah. Setelah pelayanan Ambon Jazz Plus Festival kemarin, aku jujur aja menemukan gairah yang luar biasa dalam melayani, untuk jadi berkat bagi kota Ambon, untuk pemuda2nya.. yang akhirnya membuatku sempat bertanya lagi, “Tuhan, apakah benar aku di harus di Ambon atau di Surabaya..?”

Sampai akhirnya ya hari ini Sabtu, 16 Oktober 2010 God spoke to my heart that He wants me to be here. Mengeluarkan semua potensi yang udah Tuhan berikan dalam fanny untuk fanny pakai jadi berkat bagi kota dan masyarakat di tempat ini. Huaahh..
Mengetahui kebenaran ini hari ini sangat berbeda dengan pada waktu aku masih di Surabaya.
Aku masih pengen cerita lagi. Tapi bingung mau cerita apanya. Hahahha..

Okeh deh next..
Mungkin pada bertanya, apa sih yang dikatakan sang gembalaku itu, Ko Dan yang membuat ku yakin bahwa ini konfirmasi dari Tuhan buatku berkarya di Ambon.

Yang pertama. Tentang potensi.
Semua potensi yang Tuhan berikan untuk fanny, ada tujuannya. Dan itu supaya jadi berkat bagi orang lain.

Yang kedua. Yosua dan Kaleb diantara 10 pengintai yang lain
. Waktu Ko Dan membahas ini, Tuhan ngomong bahwa Fanny pun seperti pengintai di kota Ambon. Aku ingat betul kalo aku pernah punya “penglihatan akan negeri perjanjian” untuk Ambon. Bagiku, negeri yang berlimpah susu dengan madu adalah keadaan dimana anak-anak muda yang punya potensi di bidang desain, art, tahu tujuan Tuhan dalam hidup mereka, dan bisa pakai potensi itu semua untuk memuliakan Tuhan, menjadi berkat bagi kotanya, dan lingkungan mereka. Yap. Yap. Itu sesuai dengan visi yang Tuhan kasih buat fanny waktu mikir mau melayani di Surabaya. *jadi sekarang tinggal ganti kotanya saja*.. yah itulah yang aku lihat dan setelah itu.. fanny dikirim untuk mengintai… dan apa yang fanny lihat, raksasa2 yang ada.. T.T emang ada, tapi puji TUhan, sebelum fanny kembali lapor dengan laporan yang negative dan tak berpengharapan-karena barusan mengalami hal yang sungguh tak mengenakan-Tuhan lebih dulu ingetin fanny tentang hal ini. Dan itu membuatku mengubah cara pandangku dalam melihat kejadian yang terjadi akhir-akhir ini. Fanny sedang mengintai.

Yang ketiga. Zona nyaman.
Yang membuat kesepuluh pengintai itu fokus pada raksasa dan bukan Tuhan karena mereka terlalu nyaman. Betul betul. Kehidupan di UK Petra dan Surabaya telah menjadi zona nyaman buat fanny. Waktu datang ke ambon, tentu saja kehidupan ku terusik. Ngak ada lagi komunitas, hal2 yang fun dan menyenangkan selama di Surabaya, yang ada hanya proses dengan keluarga, bekerja dan bekerja... Dan akhirnya aku melupakan Tuhan yang memberikan proses.
FANNY TERLALU NYAMAN.
Yah begitulah. Akhirnya aku tahu, bahwa aku sedang diutus ke tempat ini. Untuk mengerahkan potensi yang Tuhan berikan, semua kasih karunia yang telah aku terima, aku mau mengerjakan yang terbaik untuk Dia.

Yang keempat.
Ini bukan tentang apa yang disampaikan oleh gembalaku. Tapi setelah itu semua aku menyadari kebenaran ini. Memang setelah pelayanan baru-baru ini, aku menemukan hal baru dalam hal relasi. Ehm.. emang sih ada yang deketin. Kerasa kok. Haha.. ada beberapa respon dari beberapa orang yang Tuhan pakai untuk berbicara denganku. Intinya adalah Tuhan yang sangat amat baik itu peduli dan mengerti aku. Hehe.. Dia bilang kalo aku gak perlu khawatir tentang pasangan. Karena di tanganNya yang penuh kuasa, Dia bisa mengirim siapapun yang Dia inginkan untuk ke Ambon, membangun kota ini bersama2… dan lebih hebatnya, He can make two hearts joined as one. Yah aku bisa melihat bagaimana hati orang2 yang dari luar Ambon saja bisa terjadi sesuatu dalam beberapa hari tersebut. Bagi Tuhan ngak ada yang mustahil. Aku bersyukur, sangat amat bersyukur. Waktu Dia memberikan pengertian ini, hatiku sangat sejahtera. Dia memberi tahu itu bersamaan dengan kebenaran bahwa aku akan melayaniNya di kota ini. Dan aku tidak perlu khawatir. 
berbahagialah kita yang menjadi milik kepunyaanNya.
Amen.


So, dengan berat hati aku harus berkata bahwa…
Surabaya…. Kita tidak akan berjumpa untuk jangka waktu yang lama. 
Aku sedih, iya. Tapi Tuhan bukan saja menghiburku tapi juga memberikan kepastian.
Aku bersyukur pernah diproses dan mengenal Tuhan di Surabaya. Untuk semua komunitas, teman-teman, pemimpin, semuanya. Terima kasih. Aku pengen bertemu lagi. Suatu hari. Suatu saat. Dalam waktu yang Tuhan tentukan.
Hanya untuk tujuan kerajaan Allah.

Minggu, 12 September 2010

Misi Pembersihan Bawang Putih

“Ce, tolong donk ‘bikin’ bawang-bawang ini” kata adikku. Maksudnya bikin disini adalah bersihin bawang putih tersebut lalu ditaruh di dalam bakul untuk dijual. Ya begitulah..

Karena rumahku ini juga toko serba ada, toko kelontong gitu, jadi bawang putih termasuk yang kami jual sehari-hari.


Setelah melayani para pembeli, aku lalu mulai mencari posisi yang pas di depan toko untuk duduk dan mulai mengerjakan misi pembersihan bawang.. hohoho.. bawang-bawang dalam misiku kali ini banyaknya setengah karung gitu, lumayan banyak ya tohh. Karung jala itu penuh dgn kulit2 bawang putih dan uniknya, beberapa “makhluk kecil-berwarna item!” doeng.. karena jenis karung ini seperti jala gitu, jadi otomatis tembus pandang. untung diriku plegma. Jadi waktu kulihat wujud makhluk itu, aku santai-santai aja. Huahuahuaua…


“srekk..srekk..” misi pun dimulai. Kumasukan tanganku, bawang putih kuambil lalu kubersihkan, sampahnya ditaruh dalam kardus, buah yang bersih kumasukan dalam bakul. Begitu seterusnya. Pekerjaan ini jadi asik dan menyenangkan karena aku mengerjakannya sambil dengar musik. Hehe.. iya soalnya kita sering puter lagu di toko, jadi asik lah…


“srek..srek..” setengah jam berlalu aku masih asik dengan bawang-bawang itu. Aku berusaha mengerjakannya dengan lebih cepat karena ada janji dengan teman2ku dan berharap pekerjaan ku ini segera selesai sebelum ayahku pulang dari belanja barang. Rasanya menyenangkan sekali kalo lihat papaku puas dengan kinerjaku dan adikku. Heheh..


Tapi ups.. tiba-tiba.. “Father pulang” kata adikku. Sok bahasa inggris gitu. Wkwkw.. waktu ayahku memarkir motornya dan menemukanku di depan pintu toko sedang membersihkan bawang-bawang itu, dia bertanya “kenapa ngak bilang BUDI (bukan nama sebenarnya, sepupuku, red) yang bikin aja?”,

“dia lagi pergi. Belajar kelompok tuh.” Jawabku enteng, sambil tetap fokus pada kerjaan di depan.


Papaku diam saja. Aku pun larut dalam misi ku lagi sampai akhirnya.. aku mendapati sebongkah bawang putih, waktu hendak kubersihkan, tiba-tiba..


Aku dikejutkan dengan makhluk-makhluk kecil yang bergerak cepat itu. “KYAAAAAA!!!”


Spontan kulepas bawang itu, dan berdiri. Adikku datang dan bertanya. “kenapa?” “ada mai-mai (hewan kecil seperti serangga, kecoak kecil, ulat dan sebangsanya, red)” aku meringis tapi sambil tertawa karena merasa bodoh sampai teriak seperti itu. “udahlah, buang saja.” Saran adikku. Kupandang karung berisi bawang itu. Emang sih tinggal sedikit. Aku diam saja, lalu kembali lagi membersihkan bawang itu.


Kubuka pelan-pelan kulit yang membungkusnya. Terlihat bayangan item disana. Aku menahan napas.

“tenanglah fan.. harusnya dia yang takut padamu” hiburku dalam hati.


Waktu ku buka, ternyata hewan itu keluar lagii.. “KYAAAAA!!” kedua kalinya aku membuang bawang2 ituu… (hiiii..) dan tiba-tiba mata plegma ku terbuka. Ternyata di sekitarku sudah banyak sekali hewan-hewan kecil itu. Huaaa…. Ada yang lumayan gede kayak kacang merah gitu, kebetulan warnanya juga sedikit merah, bergerak cepat ke bawah keset, yang lain bergerak di sekitar kakikuu (hiiii).. yang lain bergerak liar di dalam karung (T.T), dan waktu kuangkat karung tersebut, kulihat hewan-hewan kecil kayak ulat di atas lantai (hueee).. lalu kuingat kata-kata adikku. “buang sajalahh..” emang sih di antara bawang2 yang baik, ada yang cacat jugaakk karena pengaruh usia dan cuaca kali ya.. T.T


Tapi kupikir-pikir. Didalam karung itu masih ada bongkahan2 bawang yang harusnya lumayan banyak. Dan aku yakin yang disana bawangnya dalam keadaan yang baik-baik juga. turs bawang nih mahal harganya. Sayang kalo dibuang. Membuang bawang-bawang itu sama aja dengan membuang duit. Hiks. Akhirnya kuputuskan untuk tetap maju. Dengan menyisingkan lengan baju *halah*, ku ambil posisi di tempat yang tadi, menarik napas dan mulai memasukkan tanganku ke dalam karung itu.. batinku, “wahai engkau hewan2, minggir dari sini, bawang ini bukan rumahmu. Sana..sana.. hush..hush..” aku duduk dan mulai mengambil bawang-bawang itu satu persatu…..


Dan pelajaran pun dimulai..


tiba-tiba terlintas dalam pikiranku tentang sepupuku tadi.

Aku sebenarnya bertanya-tanya juga, kenapa ya papaku ngomong kayak tadi, “kenapa ngak dia aja”. Aku sempat sih berkata dalam hati, emangnya aku yang buat gak boleh? Gak apa2 kan kalo aku yang bikin ini.. tapi mungkin papaku tahu, kalo aku bakal mengalami yang kayak gini. Perjumpaan dengan makhluk-makhluk kecil yang tak bisa kusebut imut2 itu T.T.. dan pekerjaan yang bisa dibilang “kotor” sperti ini biasa dikerjakan oleh anak itu.


Aku juga lalu membayangkan. Sepertinya kalo si sepupuku yang bikin itu, dia pasti ngak mungkin lah kayak aku yang bisa sampe teriak2 karena kaget. Hehe.. anak itu sebenarnya bandelnya amit-amit, jadi sering disuruh bikin ini bikin itu dan dia nurut2 aja (mau ngak mau, soalnya kalo ngak mau pasti di rotan) jadi..aku piker.. pantaslah kalo dia udah biasa dgn hal2 yang “kotor” kayak gitu.. dan bagi yang terbiasa tinggal di lingkungan “istana” berani taruhan, waktu liat wujud hewan2 itu pasti udah terbirit2..


Waktu itulah sambil membersihkan bawang-bawang itu aku jadi teringat..


hal-hal yang ngak enak yang terjadi dalam hidup kita sebenarnya adalah persiapan supaya kita pun bisa punya sikap yang benar terhadap jiwa-jiwa.


Maksudku. Masa lalu kita. Masa lalu kita yang bobrok itu, yang Tuhan izinkan, hal2 kegagalan yang busuk, sampah dalam hidup kita Tuhan izinkan supaya kita pun bisa cukup kuat untuk menerima orang-orang yang penuh kelemahan dan kekurangan. Kita pernah merasakan apa yang mereka rasa, jadi kita cukup ngerti perasaan mereka saat menghadapii mereka.


Aku ini jarang mengerjakan yang “kotor-kotor” seperti itu selama di sby. Waktu pulang dan dihadapkan dgn seperti itu, aku ya cukup kaget juga menjumpai hewan-hewan itu. Padahal kalo liat papa n mama ku mereka tenang2 aja. >.< atau pembantu rumah tangga.. ya itu karena mereka udah biasa. dan dibandingkan dengan sepupuku itu.. ya aku kalah lah. hehe..



Lalu tiba-tiba..



“fanny itu ya kayak itu..” Eh?

Tuhan ingetin aku kalo aku tuh kayak bawang-bawang itu. Yang sebenarnya tuh bisa dibuang saja kok. Yang sudah dipenuhi dgn “mai-mai”.

Waktu aku mikir tindakan ku tadi, misalnya aku ngak pengen tanganku kotor, sudah kubuang saja tuh bawang-bawang itu. Tapi kenapa ngak kubuang. Karena sayang. Karena tahu bawang itu harganya mahal. Karena sadar, kalo satu siung bawang putih aja bisa tumis sayur kangkung yang bisa dimakan sama anak-anak kos yang lagi kelaparan n kere. Hehe.. satu siung aja masih ada gunanya.


Tuhan ingetin kalo manusia tuh ya.. ya kayak gitu.

Tuhan tahu berharganya manusia, Tuhan sayang sama manusia, dan Dia tahu manusia tuh sekalipun mungkin terlihat “ngak berharga” satu siung bawang putih tapi berguna.. karena Dia menciptakan kita semua ada tujuan.. dank arena itu, Dia mau tuh.. kotor.. ke dunia-karung yang penuh dosa-sampah, untuk cari kita-bawang putih.. dan supaya kita yang di tangan Tuhan-Sang Koki, kita bisa jadi masakan-berkat yang enak-memuliakan Bapa di Surga.


Aku sadar betul, papaku keluarin duit banyak untuk beli bawang putih itu.. Jadi aku cukup sayang lah masa harus kubuang, sedangkan kalo bertahan sedikit lagi.. bawang-bawang itu bisa kuselamatkan..hehe.. Jadinya aku putuskan untuk kembali lagi.


Lalu.. sekali lagi Tuhan ingetkan. Jiwa-jiwa. Tuhan sudah bayar mereka. Lunas. Mereka tuh berharga mahal. Tuhan pengen kita bisa jadi orang-orang yang rela untuk memasukkan tangan ke karung dan mencari jiwa-jiwa itu. Menerima mereka. Mengasihi mereka. Makanya Tuhan mungkin lagi persiapkan kita lewat hal-hal yang ngak menyenangkan. Supaya kita bisa ngerti kondisi mereka. Sama seperti Tuhan Yesus yang lebih dulu mengerti kita. Yang sudah jadi seperti manusia. Dia tahu pergumulan kita…


Jadi. kalo suatu saat makan n nemu bawang putih.. perlu diinget kali ya..

Mungkin bawang itu ada di masakan itu karena ada usaha orang yang rela kotor, rela berjumpa dengan "mai-mai", rela berjuang untuk satu siung bawah putih supaya bisa jadi masakan yang enak untuk kita. Lalu inget, kalo manusia aja bisa mau berjuang untuk bawang putih, apalagi Bapa di Surga. Dia menyerahkan AnakNya supaya menebus kita. Dan bagaimana perjuangan Tuhan Yesus menyelamatkan kita...


o ya, akhirnya.. aku berhasil menyelesaikan misi pembersihan itu, tepat pada waktunya lagi. puas deh.

banyak skali kutemukan bawang yang tinggal siung2 gitu,

dan makhluk2 kecil itu sudah ngak lagi membuatku takut. malah sempat kuselentik juga pake jari biar mereka terhempas jauh. huwakakakak..

yah sekian laporan misi pembersihan dan penyelamatan bawang putih.


Tuhan Yesus memberkati.

Senin, 06 September 2010

Tolong...

Tolong fanny untuk jadi berkat bagi orang lain


Tolong fanny untuk bersabar
Sama seperti Engkau yang selalu bersabar padaku..

tolong fanny untuk bersikap baik ketika menyambut mereka yang datang dengan rupa-rupa kebutuhan..
sama seperti Engkau yang selalu menyambutku ketika aku datang dengan segudang keinginan dan permintaan.. dan keluhan..

tolong fanny untuk memahami mereka
sama seperti Engkau yang selalu memahamiku bahkan lebih dari yang dapat ku pahami dari diriku..

tolong fanny untuk berkata-kata dengan lembut
sama seperti Engkau yang lemah lembut

tolong fanny bergerak, berpikir dengan cepat
sama seperti Engkau yang selalu tepat waktu dalam menolongku

tolong fanny untuk bisa memberikan solusi dan tidak cuek terhadap kebutuhan mereka
sama seperti Engkau yang tidak pernah meninggalkanku

tolong fanny untuk tetap kuat mengerjakan apa yang mereka butuhkan
sama seperti Engkau yang telah menjadi kekuatanku

tolong fanny untuk mendengar keinginan mereka
sama seperti Engkau yang siap sedia dan setia mendengar ku

tolong fanny untuk berhikmat ketika melayani mereka
sama seperti Engkau yang selalu menyediakan yang terbaik menurut pemikiranMu bukan aku..

tolong fanny untuk melayani anak2 kecil itu, yang banyak menuntut dan sering lupa berterimakasih… dan tentu saja merepotkan karena banyak maunya.. banyak pilihnya...
Sama seperti Engkau yang telah mengasihi ku bahkan ketika aku masih “kanak2” kayak mereka..

sekalipun aku hanyalah manusia..
tapi aku ingin mengerjakan yang terbaik
sebagai ungkapan syukurku buat Engkau..
supaya Engkau disenangkan..

tolong fanny mengasihi mereka
seperti Engkau telah mengasihiku..

Sabtu, 04 September 2010

Anak-anak itu datang lagi...

Anak itu datang…

Membeli makanan kecil..

Kemudian pergi..

Lalu kembali lagi..

Membeli makanan kecil.. ditambah minuman dingin..

Lalu pergi lagi..


Aku kembali ke tempat dudukku

Hendak mengirim sms untuk temanku..

Kemudian

Langkah kaki kecil itu terdengar lagi…

Dengan suara tawa cekikan mengiringi..

Kali ini dia tidak sendiri…

Suaranya pelan..

Berusaha untuk menyampaikan pesanan..

Terbata-bata

Aku harus membungkukkan badan,

“Apa?? Ngomong yang keras!”

Mencoba mendengar dan mengulangi apa yang kudengar darinya

“Ada lagi? Ini saja?”

Memastikan bahwa itu adalah apa yang ingin dia beli..


Kukumpulkan pesanannya,

Masukkan dalam kresek

Lalu kuberikan padanya..

Tapi harus kupastikan lagi

Bila semuanya dalam keadaan baik-baik saja..

Kresek yang baik

Uang kembalian yang benar


“terima kasih, kak”

Suara kecil itu berkata..

Dengan bersemangat..

Segera dia berlalu..

Aku memperhatikannya dari jauh

Berharap dia sampai dengan keadaan baik..


Aku kembali lagi ke tempat dudukku..

tak sampai beberapa menit,

Suara langkah kaki yang sama mendekat lagi..

Aku pun bangkit lagi..

Sebisaku memberikan senyuman terbaik

“Mau beli apa lagi?!”


Begitu lagi..

Tiap hari begitu..

T.T


Tapi..

Setelah kupikir-pikir..

Tuhan tuh sangat mengerti

Dan sabar dalam menghadapi

Satu2 Dia perhatikan

Dan dijawabnya dengan lembut

Tidak kesal dan menggerutu

Sekalipun kita datang menuntut

Dengan pertanyaan yang sama

Dengan keinginan yang sama

Dengan kebodohan yang sama..


Mungkin terlihat seperti anak kecil..

Tapi Dia tetap sabar dan mengerti

Membungkuk dan mendengar dengan hati

Dan tetap mengasihi..

Sampai kita mengerti

Dan keinginanNya yang kita ikuti..

T.T


Kalau begini..

Sebagai ungkapan syukur dari hati

Kita memang harus saling mengasihi..


Bagi yang sedang tak enak hati..

Semangat yaa…

Tuhan Yesus yang mengerti

telah memberikan teladan yang sangat berarti..

supaya kita yang telah menjadi anak-anak Ilahi

menjadi terang bagi dunia ini..


Tuhan berkati :)


*ehmm.. tertemplak lagii dgn kejadian hari ini.. >.< mungkin kita punya orang2 disekitar yang sering bikin kita jengkel nya luar biasa kan?

tapi lewat ini aku diingatkan lagi untuk tetap bersabar... krn itu tadi.. Tuhan lebih dulu mengerti dan memberikan teladan. :D smangat smangat :)"


kadang2 kita lebih senang melayani mrk yg belanja barang2 besar, jumlah banyak, org2 dewasa.. lalu meremehkan yg kecil2..anak kecil mungkin.. tp sebenernya wktu nghadepin yg kecil ini.. yg keliatan sepele ini.. karakter ...kita diproses...

dan Tuhan Yesus itu pribadi yg mementingkan semua.. kecil besar. kalo kecil aja sgt diperhatikan. apalagi kita. huhuhu...

rasanya senang wktu anak2 itu tersenyum bahagia dapet apa yg mrk inginkan. plus: senyuman dr saya. hahahahaha

Selasa, 03 Agustus 2010

DONE!!

yihaaa... senang sekaliii.. akhirnya post2 ku di friendster bisa dipindahkan ke blogger. fiuh.. ngak perlu salin satu2 lagi! thanks God untuk ce veraa hihihihi.. senangnya punya teman2 (baca: saudara) yang juga suka menulis.. akhirnya bisa saling berbagiii ^^ nahh.. makaanya kali ini saya juga mau share hasil googling an saya dan menemukan kalo ternyata...

wordpress bisa di import ke bloggerr.. thanks blogger.. ^^
ini linknyaa.. dan silakan ikut petunjuknyaa.. mudah kok..

http://wordpress2blogger.appspot.com/wp2b/

hope bisa membantu..

wahh.. aku jadi semangat untuk menulis.. hihihihi


kurang aja hape ku aktifkan supaya bisa blogging mobile.. huahahha. guayaaa.. tapi tak apalah.. inspirasi bisa datang kapan saja, dalam waktu yang kita tidak sangka.. heheh.. hope bisa nemu cara nih.. T.T

well.. okay deh.. aku masih mau ngepost lagi..hehhe

Senin, 02 Agustus 2010

i'm back

yuhu..
i'm back again..
setelah sekian lama menyelam dalam dunia seberang (maksudnya? mboh..)
ihh.. makin gak jelas.
hahahha...

walau bagaimana pun,
menulis selalu nikmat..
bisa berekspresi sebebas2nya.. dalam tulisan sih..
karena kadang2 gambar juga tak bisa mengekspresikan yg kurasa dgn tepat.
hahahaha.. hari ini gambar, besok2 udah lupa apa arti goresan ini.. hahah..

tahun lalu.. ehm.. blog ini muncul karena tuntutan kuliah.
walaupun sebenarnya ada banyak kisah yang sudah kutulis di blog yang satunya.
aduh sebenarnya pingin di salin lagi ke sini..

ah.. bener. aku salin aja deh..
membaca hasil tulisan kita di masa lalu kadang memberi inspirasi tersendiri..
ngak rugi menulis..

hehhee..

sudah ah.
saya mau copy blog friendster saya dulu.. hihihi..