- Saya sekarang di kota Surabaya sejak Agustus 2014.
- Saya sementara mengambil studi lanjut Manajemen Sekolah di salah satu universitas Kristen di Jakarta namun berkuliah di Surabaya. Di samping itu, supaya bisa segera mengaplikasikan apa yang saya pelajari, saya juga mengajar di salah satu sekolah swasta yang berada di bawah departemen agama. perpindahan dari seorang desainer menjadi seorang guru. Bagaimana saya menulis tentang kehidupan saya dalam bidang pendidikan dapat dibaca di http://pinewstand.wordpress.com. Sebelumnya jangan kaget karena disana juga lama belum diupdate. :P
- Saya ingin merayakan sekaligus mengingatkan saya sendiri akan komitmen saya untuk mengkonsumsi makanan dengan cara yang benar dan sehat. Tahun ini saya mulai mengubah pola makan saya, dan mulai berolahraga. Nah olahraga ini memang dari dulu cuman jadi impian belaka. Wkwkw. Akhirnya saya bersyukur bisa diberikan kesempatan untuk melakukannya. Olahraganya sederhana, cuman lari pagi atau sore. Hehe. Asik. Seru. Karena lari sendirian, saya bisa punya waktu banyak untuk merenung. Yay! nah sebetulnya ketika saya datang ke surabaya, berat badan saya naik drastis. Tidak tanggung-tanggung hampir 10 kilo. Walaupun penampakannya tidak menyolok, tapi cukup membuat banyak rekan yang bertemu saya langsung menyadari perubahan diri saya yang kasat mata itu. hadooh. Haha. akhirnya saya juga mikir untuk mulai mengendalikan nafsu makan saya. dan melalui beberapa strategi, sejauh ini akhirnya saya sudah berhasil turun 7 kilo. dalam kurang lebih 2 bulan. Hoho. Semoga tetap bertahan.
- Beberapa perubahan lainnya. :P saya pikir tidak cukup space untuk membahasnya disini. *sebenarnya sih sudah ngantuk* wkwk. intinya saya bersyukur masih ada dalam rancangan Tuhan, masih dipegang Tuhan, walau sudah nakal bandel amit-amit, tapi ya Tuhan tetap sabar. Sabar banget. *terharu*. Karena itu biarlah perubahan-perubahan positif yang mengambil tempat di hati orang-orang sekitar saya, semua saya persembahkan kepada Tuhan yang menciptakan saya. sekalipun di antaran perubahan yang baik masih ada juga mungkin yang gimana gitu. Maksud saya, bagi beberapa orang lain saya berubah jadi aneh. Hahah. Saya tidak ingin menyalahkan siapa-siapa, apalagi Tuhan. karena saya percaya Tuhan selalu baik.
catatan perjalanan kehidupan yang sedang dipersiapkan untuk sebuah pertemuan yang indah kelak ^^
Minggu, 04 Desember 2016
Changing
Selasa, 18 Februari 2014
Kenangan Cerita Ayah
Malam ini ada yang berbeda di toko. saya bertanya tentang dulu bagaimana ayah bekerja di tempat kerjanya yang lama. Ayah pernah jadi sales, lalu kepala gudang, sementara ibu menjaga toko di rumah sambil membesarkan kami yang masih kecil ini. ini untuk pertama kalinya saya bertanya seperti itu ke ayah saya. Dan dia terlihat antusias menceritakan pengalaman-pengalaman hidupnya. saya jadi ikut terkagum-kagum melihat semangat kerja dan daya juangnya waktu itu. dari sanalah orang tua saya juga akhirnya bisa membeli beberapa mobil angkutan umum yang yah walaupun juga harus kredit dan dibantu seorang teman tapi tidak membutuhkan waktu yg lama untuk melunasinya.
Ayah tidak panjang bercerita tapi ada saat dimana saya akhirnya merenung.
Mereka melalui berbagai hal yang tidak enak. Disalah mengerti. Dicurigai. Dan berbagai tantangan lainnya. Mobil itu mungkin sudah tidak ada lagi. Tapi ceritanya masih ada. Masih berkesan. Masih menyentuh. Masih menginspirasi. Orang tua saya mungkin tidak memberikan harta yang cukup banyak untuk dinikmati anak dan cucu, tapi hari ini saya mendapatkan sesuatu yang lebih dari sekadar harta materi. Saya merasa lebih mengenal ayah saya, saya mendengar ceritanya. Saya belajar sesuatu yg baik dari pengalaman hidupnya. Dan itu pasti akan menjadi harta yang berharga bukan cuman untuk kami anak-anaknya, tapi buat anak-anak kami nantinya.
Buat kita yang masih punya orang tua, apapun keadaan mereka, kita bisa belajar sesuatu dari hidup mereka asalkan kita mau lebih banyak duduk mendengar. Mereka bukan malaikat, jadi masih bisa berbuat salah, masih bisa menyakiti hati kita, tapi apapun keadaan mereka, Tuhan telah memilih orang tua yang terbaik untuk kita, sama seperti Dia juga telah memilih anak (kita) yang terbaik untuk mereka. Pasti selalu ada tujuan mengapa kita ada dalam sebuah keluarga.
Buat kita yang akan menjadi orang tua, sedang menjadi orang tua, saya berefleksi dari apa yang orang tua saya lakukan, karena mereka sering bercerita tentang ayah ibu mereka. Harta pasti habis, tapi kenangan akan tetap tinggal. Jadi mari berikan lebih banyak kenangan manis untuk anak-anak kita agar mereka tahu bahwa mereka dikasihi, berharga dan hidup mereka layak diperjuangkan dan ketika mereka nanti menjadi orang tua bagi anak-anak mereka, mereka mengikuti teladan kita.
We may not be able to prepare the future for our children, but we can at least prepare our children for the future. - President Franklin D. Roosevelt
Selasa, 07 Januari 2014
Greatest Present is His Presence (Part 3) :: New Year Note :: Instagram Week 1
the space you need for the person that God created you to be. And
along the way, He’s putting you in position to make Him look greater
than ever before.
Minggu, 05 Januari 2014
Greatest Present is His Presence (Part 2) :: New Year Note
4 hari sudah berlalu. kalo mau liat-liat gimana serunya tahun kemarin, pada akhirnya cuman bisa bilang. "Thank You God" untuk semuanya. ada perasaan yang berbeda ketika memasuki tahun ini dibandingkan tahun lalu. bersyukur untuk semua yang sudah terjadi. tidak selamanya menyenangkan. tidak selalu juga menyedihkan. tapi aku melihat karya Tuhan yang melalui semua itu membentukku.
kemarin itu coba-coba liat posting2an di tahun-tahun sebelumnya. ternyata aku begitu AROGAN. aku juga ga setuju dengan reaksiku saat itu. khususnya di postingan ku ttg E(S)MOSI. fuh. cacat juga ternyata.
tahun 2014 ini aku mulai punya harapan-harapan yang hm setidaknya lebih tertulis dan terukur dibandingkan tahun lalu. bbrp hari yang lalu juga aku sempat membaca buku catatan2 mulai dari khotbah dan refleksiku yang sempat kutulis. haru juga bacanya. ternyata apa yang ku dapat saat itu sama dan juga membantuku menghadapi beberapa hal akhir-akhir ini.
====
His Presence.
Nah. About His Presence. Hal yang sangat kusyukuri dari kehadiran-Nya adalah karena pribadi-Nya. dan itu menjanjikan bahwa aku bisa memiliki hidup yang berkarakter seperti Dia. di bumi, bukan tunggu sampai di Sorga. bagiku tahun 2014 dan tahun-tahun berikutnya adalah tahun dimana aku harus mengejar karakter Kristus. dan bukan berkat-Nya, bukan pula perbuatan-Nya semata. waktu ku renung-renungkan akhir-akhir ini.. ditambah lagi karena ada banyak pesan-pesan yang menguatkan, meneguhkan, mulai dari tengah tahun 2013 sampai akhir desember bahkan sampai 4 Januari 2014 bahwa, karakter itu hanya akan dapat dicapai ketika memiliki hubungan dengan Tuhan sendiri.
Yap, karakter memang dibentuk dari kebiasaan-kebiasaan. Dari setiap pilihan-pilihan. Dan itu juga berarti berasal dari pengenalan akan Tuhan, kepercayaan kita kepada-Nya sehingga kita mau melakukan apa yang Dia inginkan. dan semuanya itu juga berasal dari hati yang mengasihi Tuhan. dari iman yang mempercayai bahwa Dia lebih dahulu mengasihi kita. saling berkaitan satu sama lain. sehingga pada akhirnya hidup kita pun membawa kemuliaan bagi-Nya.
hari ini aku bersyukur lagi.
waktu aku bilang ingin mengejar karakter-Nya, aku diingatkan Tuhan bahwa aku tidak akan bisa melakukannya tanpa kasih karunia-Nya, tanpa pertolongan-Nya. aku sampai di titik di mana aku mengaku aku capek, aku lelah. dan itu semua menunjukkan bahwa aku tidak akan mungkin mencapai itu semua dengan kekuatanku. yang harus aku lakukan adalah menerima kasih karunia-Nya. mempercayai DIa yang akan bekerja dan berkarya melalui aku. sehingga inilah yang menjadi kesimpulanku:
namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku. - Galatia 2:20
Beginilah firman TUHAN: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN." - Yeremia 9:23-24
Kamis, 26 Desember 2013
Greatest Present is His Presence (Part 1) :: Christmas Note
more to come...
Sabtu, 14 September 2013
Berjuang - Menyerah
akhirnya.
:P
lama banget ga ngeblog ya ampun. haha.
anyway.
besok saya berumur seperempat abad.
dan kalo melihat rentetan kejadian sampai hari ini,
terutama akhir-akhir ini
aku cuman bisa bilang kalo
semua karena kasih karunia TUhan.
eh itu kata2 yang biasa diucapkan kan yah.
bagiku sekarang ini:
semua karena Tuhan lebih dahulu mengasihi.
kupikir itu tepat menggambarkan apa yang kualami selama ini.
bagaimana perjalananku naik turun lembah, keluar masuk gua. hehe..
kalo bukan karena Tuhan yang lebih dahulu mengasihi,
aku tidak mungkin bisa berdiri dgn iman dan keadaanku sekarang ini.
masih ingat bagaimana aku menulis mau mengupdate blog setiap bulan?
alhasil nihil.
berbagai yang namanya komitmen, keinginan, target,
semuanya tidak ada.
bak tong kosong nyaring bunyinya, begitulah aku,
ada yg kosong sepertinya sehingga semua yg kuinginkan, kutargetkan tidak tercapai.
memalukan ya.
tidur pagi, bangun pagi. hasil kerja keras ku seperti tidak berbuah apa2.
hari ini aku diingatkan lagi lewat doa pergumulan bersama teman2 persekutuan gereja ku, plus apa yang akhir-akhir ini ku alami (sungguh terlalu susah dijelaskan apa yang kualami T_T hanya Tuhan yang tahu) akhirnya dalam perjalanan pulang tadi dari tempat kami berdoa aku diingatkan tentang berjuang dan menyerah.
berjuang. berjuang. berjuang.
itu yang selalu ku katakan. bagi aku ini yang adalah seorang plegma, melankolis, introvert, stabil cermat, kata "berjuang" adalah kata yang indah. memukau.
tapi kalo berjuang sambil menyerahkan hak itu beda lagi ceritanya.
berjuang saja itu sudah susah buat ku apalagi berjuang sambil embel2 yang lainnya. perlu tenaga ekstra utk memotivasi diriku, apalagi berjuang sambil bla bla.
selama tiga tahun di ambon aku diproses Tuhan untuk tidak bergantung pada manusia,
tidak bergantung pada mentor2, teman2, utk orang2 yang biasanya disampingku selama aku kuliah.
tiga tahun aku belajar memuaskan diri dengan apa yang ada padaku.
tiga tahun aku belajar mencari.
tiga tahun aku belajar berusaha mengeluarkan semua yang ada padaku untuk bertumbuh.
aku berusaha mencari segala cara untuk bertumbuh. dan terima kasih Tuhan atas setiap orang dan setiap hal yang Tuhan pakai dlm hidupku.
aku berjuang dan berjuang sampai akhirnya hari ini waktu aku melihat apa yang terjadi dlm hidupku akhir-akhir ini aku pun menyadari aku harus menyerah. menyerah. menyerah total.
aku tidak begitu suka kata2 berserah selama tiga tahun ini karena bagiku berserah lebih cenderung untuk membiarkan Tuhan melakukan apa yang Dia inginkan untukku. sementara aku tahu aku harus berjuang bertanggung jawab melakuan apa yang harus aku lakukan. aku tahu itu benar.
tapi hari ini aku belajar berserah bukan supaya Tuhan melakukan apa yang Dia inginkan untukku. tapi berserah supaya Tuhan melakukan apa yang Dia inginkan melalui aku. jadi bukan lagi aku menanti perbuatan tanganNya bagiku, tapi MELALUI aku.
dan disitulah letaknya kehancuran hatiku.
perjuanganku.
sehingga bukan lagi menjadi perjuanganku.
tapi perjuangan KAMI.
ketika aku berjuang, dan aku menyerah.. maka ini bukan lagi tentang perjuanganku, tapi menjadi perjuangan ku dengan Tuhan. perjuangan KAMI. perjuangan KITA.
perjuangan bukan lagi menjadi sesuatu yang seharusnya berat dan mematikan ketika aku menyadari bahwa yang berjuang bersama2 dengan ku adalah Allah Anak yang berkarya melalui ku. bukankah karena itu Dia lahir ke dunia, merasakan penderitaan kita, mati dan dibangkitkan? supaya aku bisa mengenakan DIA didalam diri ku, sehingga bukan lagi aku yang hidup tapi Kristus yang hidup di dalam aku.
berjuang. berjuang. berjuang. bukan lagi berjuang dengan menggunakan kekuatan sendiri, namun karena menyadari karena Tuhan lebih dahulu mengasihi, TUhan ada di dalamku sehingga aku berjuang bukan dengan caraku tapi dengan cara TUhan. bukan fanny yang berjuang, tapi bagaimana aku berjuang sambil menyerahkan hidupku agar Kristus yang memimpin aku. ini bukan perjuangan yang memanfaatkan Tuhan sebagai alat untuk memperoleh apa yang aku inginkan tapi benar2 perjuangan menyerahkan hak hidupku kepada Dia yang sudah mati buatku.
delapan tahun sudah aku menyerahkan hidupku buat Tuhan. dan di tahun ke delapan (new beginning) aku merasa harus benar2 menyerahkan hidupku bukan lagi untuk memperoleh apa yang kuinginkan, tapi membiarkan Tuhan memakai hidupku. membiarkan kehidupanNya yang benar2 nyata di dalam ku.
aku ini cuman orang berdosa yang diampuni dosanya. orang yang pernah mundur dan lari namun disambut kembali. orang yang pernah jatuh dan ingin mati tapi diberi harapan untuk hidup dan bangkit lagi. semua karena Tuhan yang lebih dahulu mengasihi..
thanks for Your mercy and grace, Lord Jesus.
i have You in my life. and it's more than enough.
Senin, 13 Mei 2013
Lovely Sunday
I've never had a beautiful Sunday like this before. haha.
Pertama. dimulai dengan diskusi agak panas di mobil karena terkait tritunggal dan denominasi gereja bersama Koko yang adalah Saksi Yehuwa, dan Mama saya. tapi ada satu hal yang saya tanyakan pada Koko saya yang sangat saya harapkan dapat menyentuh hati dan imannya. ttg pengenalan akan Kristus. saya coba tanya ke dia, kenapa Paulus bisa bilang, bahwa pengenalan akan Kristus yang paling berharga, kenapa dia ga bilang pengenalan akan Yahwe? hm,..
kedua, Ke gereja terlalu pagi. i arrived at the church at 9AM. HAHA. karena terlalu pagii, kami muter2 bentar lalu ke gereja itu, dan melanjutkan obrolan-seru kami sampai kami merasa sudah mulai banyak orang yang datang dan kami pun masuk. guess what then? i met a very friendly lady there. not just her but also the young pastor of that church. they welcomed us with open arms. that's one of incredible things i found in australia. dan dengan kemampuan berbahsa inggris pas-pas an saya coba menjawab setiap pertanyaannya dan berusaha menceritakan beberapa hal tentang indonesia dan Ambon as well. wkkwkw.
saya juga melihat ada baju dari kertas yang mereka gantung di dinding jalan masuk ke ruangan ibadah. buagus pol. nti cek facebook aja ya utk fotonya :P. waktu ibadah selesai, mereka memberi mama saya sebungkus cokelat bubuk sebagai hadiah Mother's Day. setelah itu waktu kami berdiri sambil melihat kerajinan yang terbuat dari kertas, kami pun berbincang-bincang dnegan seorang wanita yang juga friendly. i really like her! tak lama, akhirnya kami dijemput koko. waw! walau singkat namun menyenangkan! ^^
ketiga, the preaching. so sodari2, walau blog ini ada inggrisnya dikit2.. dan walau ketika saya ngomong mereka mengerti tapi bukan berarti im good in listening. wkwkkw.. saya harus kerja keras utk bisa mengerti. bener2 harus pay attention. haha. dan sempat di awal saya sedikit cemas karena yang khotbah ngomongnya cepat dan artikulasinya kurang jelas di telinga saya. tapi pujiii Tuhannn... saya mengerti point pentingnya hahaha.. dan bener2 itu sangat pas dengan pergumulan kami. saya benar2 bersyukuuuurr... Tuhan sangat baik, Dia mengerti dan Dia tahu apa yang kami rasa, dan Dia menjawabnya. kami mungkin tidak melihat tapi kami tahu apa yang sedang Dia kerjakan dalam kehidupan kami. how i love You dear God. :') poin yang kami dapat adlah tentang Hana yang mempersembahkan Samuel kepada Tuhan. Isnt it an amazing topic? ^^
keempat, kami pulang dari ibadah dan akhirnya mampir ke pasar pagi di daerah dekat situ. banyak sekali stand2, mereka menjual berbagai hal, bahkan ada stand utk body painting, aksesoris, pakaian, bumbu masakan, makanan anjing, and so on. yg interesting adalah kerajinan dari kerang. bagus2.. mereka merangkainya dengan sangat baik. di stand lain saya melihat ada gelang mirip yang saya temukan di indonesi, bahkan juga ada cincin yang sangat mirip bahkan kupikir sama. haha.saya tak tahu dari mana barang2 itu sebenarnya berasal.
kelima, saya dan mama saya mau membantu menjaga anak Koko saya karena pada sore itu mereka harus ke pertemuan Saksi Yehuwa itu. tapi karena ada undangan makan malam di rumah teman Koko saya, akhirnya kami ikut pada jam itu juga. saya pikir kami akan di luar ternyata dia menyuruh kami untuk masuk dan duduk bersama. dan waw. percayalah they are not monster indeed. they;re human being like us, and really friendly as well. they like to talk with us. so far, i enjoyed to be in the meeting. and saya sadar, saya sebenarnya ingin minta izin kalo memungkinkan saya datang dalam meeting mereka, tapi yah ternyata my brother made first move. wkwkw. its not because i want to change my belief, it's just i was looking the topic where i can use to open the discussion with my brother before. dan sungguh luar biasa bahwa meeting hari itu adalah tentang hati yang mengenal Yehuwa. waw, bukankah pagi itu saya sudah sempat menyinggungnya ttg pengenalan akan Kristus? hehe. saya sangat percaya Tuhan tidak tinggal diam. setelah dari meeting, kami ke rumah teman Koko untuk makan malam. saya sangat menyukainyaa.. karena selain makanan dan dessert yang enak, i also had two frriends as well. they're both pretty. yang paling muda bisa menggambar dan dia sangat berbakat menurutku dan kami telah sepakat akan bertemu lagi ketika mereka kembali dari liburan,
ke enam. saya bahagia. karena Tuhan begitu nyata dan luar biasa. saya belajar banyak dan sangat terinspirasi. saya berharap saya dapat melakukan lebih utk kemuliaan Tuhan. thanksGod.
well, have a nice day everyone! :)
Rabu, 16 Januari 2013
Sabtu, 12 Januari 2013
need of 2013
Rabu, 12 Desember 2012
setitik embun
saya baru selesai menyaksikan disc terakhir yang berisi 4 episode terakhir dari K Drama "Innocent Man" atau "Nice Guy". saya tidak akan menjelaskan bagaimana cerita drama ini, karena terlalu mengagumkan. saya bukan penggemar KDrama, tapi film ini adalah yang pertama saya temukan itu pun secara tidak sengaja melalui tv kabel. hanya menyaksikan satu episode saja membuat saya langsung tertarik dan penasaran. akhirnya sebulan kemudian baru kesampaian membeli DVD nya.
saya menyebut drama ini sebagai titik embun yang benar2 memberikan sedikit kelegaan untuk emosi saya. mungkin karena akhir2 ini saya begitu penat, dan sudah lama tidak mengalami jatuh cinta lagi. hahaha. memang drama ini termasuk melo drama. tapi saya banyak belajar ttg kasih disana. yang cukup membuat saya melepaskan perasaan saya. haha. terlebih lagi karena mengingatkan saya tentang Tuhan, dan film ini happy ending lho. itu yang paling melegakan. saya menikmati setiap emosi yang ditimbulkan krn film ini. saya sangat ingin menulis tentang pelajaran yang saya petik dari film ini. sekali lagi. saya berterima kasih kepada Tuhan.
semakin saya kagum pada kekuatan cinta manusia, even just in drama *agak gimana ya :P* tapi saya selalu teringat apa yang Tuhan buat saya jauh lebih dari itu. i'm just amazed/ mungkin saya tidak akan pernah bersyukur ttg berharganya kasih dan kehidupan kalau saya tidak mengalami penderitaan. cinta itu gila, tapi itu lah yang membuat Tuhan di Surga harus datang sebagai manusia, meninggalkan segala kemuliaanNya dan utk pertama kali dan terakhir kali Dia harus menjadi manusia, menderita, menanggung segala kesalahan kita.
mulai wes.
saya pikir seharusnya ada sesuatu di dalam film ini yang seharusnya memberikan kita pelajaran ttg kehidupan dan tentang Tuhan. ehm. itu tugas saya, saya harus mencarinya. saya harus berjuang untuk orang-orang yang saya kasihi.
yah sampai disini dulu.
ini link lagu yang dinyanyikan sama tokoh utamanya, Gang Ma Ru (Song Joong Ki)
ini saya kasih translated lyrics nya,
We were in love, reallysaya tiba2 berpikir apa yang terjadi bula Tuhan menghilangkan saya dari ingatanNya? karena kesalahan2 yang telah saya perbuat? untungnya tidak......... lewat lagu ini benar2 memukul saya.. untuk kembali padaNya..kadang2 kita perlu belajar untuk memahami perasaan Tuhan sebagai manusia.. hm.. itu saja untuk hari ini. mata saya bengkak. haha. okelah. skali lagi, danke banyak Roh Kudus yang menemaniku menonton drama ini.. :')
We liked each other, really
Felt like going crazy, felt like
I’d burst, really
So let’s leave now again
I miss you again today
Because you remain in my heart and I can’t erase you, really,
I’m hurting like this
Because I love you, tears fall
Because my heart hurts, tears fall again In case
I lose you again, in case I lose you again
My two eyes only look at you
Look at me, who loves you
Because tears fall like this, because tears keep falling,
Even if I’m born again, even if I’m born again, it’s you
I said that I hate the start of goodbyes
But if I love again, if I miss you, really,
Can you come back?
Because I love you, tears fall
Because my heart hurts, tears fall again
In case I lose you again, in case I lose you again
My two eyes only look at you
Look at me, who loves you
Because tears fall like this, because tears keep falling,
Even if I’m born again, even if I’m born again, it’s you
I only see you
I’m waiting and waiting for you
In case you come back, in case you come back again
Even if I’m rained on, even if I walk in the snow
Even if I’m born again, it’s only you
God bless you.
Selasa, 09 Oktober 2012
when it's hard to choose
dia menghampiri saya dengan begitu geram,
hanya karena saya harus memilih
"kamu pilih dia atau saya?"
"saya pilih kalian berdua"
saya menjawabnya dengan terisak-isak, pandangan saya kabur,
saya mencoba mengangkat kepala saya, dan melihat wajahnya
yang memerah dan berlinang air mata, dengan nada yang lebih keras dia bertanya,
"skali lagi saya tanya, kamu pilih dia atau sayaa??"
"saya pilih kalian berdua.."
dia lalu pergi meninggalkan saya,
di tengah keramaian anak-anak SD seusia kami yang sedang bermain,
saya merasa begitu sunyi hanya karena tidak mendengar suaranya lagi,
saya kembali ke kelas dan berpikir lagi,
salah kah saya memilih demikian? salah kah saya untuk tetap berteman dengan mereka berdua?
kenapa saya harus memilih salah satu dari mereka hanya karena mereka tidak berteman lagi,
apa yang harus saya lakukan?
saya tidak bisa menyenangkan semua orang.
tapi bukankah saya masih bisa mengasihi semua orang?
Kamis, 27 September 2012
Sehat walau Sibuk
Sehat walau Sibuk,bukan mustahil malah mungkin,kalau kita punya kemauan,bukan susah malah gampang,kalau kita ingat hasilnya,bukan cuman impian malah kenyataan,karena itu yang Tuhan inginkan dari kita.
setelah menyadari bahwa saya harus hidup sehat jasmani karena ada tujuan Tuhan yang harus saya kerjakan dalam hidup ini, saya tidak bisa lagi mempertahankan kebiasaan hidup saya yang lama, khususnya dalam hal memilih makanan, dan pola tidur saya.
awalnya saya berpikir, karena alasan ingin mengerjakan visi, saya harus rela bayar harga, tidur larut malam yang sering jadi tidur subuh, nah saya pikir semua itu memang layak saya kerjakan utk sebuah visi. sepertinya untuk beberapa waktu Tuhan mengizinkan saya ada dalam pemahaman seperti itu supaya dapat belajar dan melihat sendiri bagaimana konsekuensi pilihan hidup seperti itu. dan hasilnya? saya tidak bisa mengatakan segala sesuatu berjalan dengan baik seperti yang saya inginkan. tidur larut malam, mengorbankan waktu istirahat, mengkonsumsi makanan-makanan apapun yang ada di depan saya tanpa berpikir panjang hanya untuk menemani saya dalam beraktivitas sehari-hari.
akibatnya? berat badan bertambah, tubuh lemas, tumpukan lemak mulai terlihat dimana-mana, sakit kepala, kurang fokus, kemampuan mengingat berkurang, kadang pun bisa jadi lebih sensitif dan jadi marah-marah/sedih tak jelas. memang harus diakui, bekerja di waktu-waktu tersebut ada enaknya juga. bagi saya sih, karena pagi sampai pukul 9 malam saya harus bekerja di toko, maka setelah itu adalah waktu-waktu yang nyaman untuk saya mulai mengerjakan hal-hal yang suka. tapi ternyata saya menyadari waktu saya bersama keluarga harus dikorbankan. karena komputer saya bekerja sudah dipindah di toko, jadi waktu malam saya lebih banyak menghabiskan waktu sendiri.
Jadi, sampai disini, waktu saya renungkan lagi, sebenarnya tidak ada yang salah dengan visi yang harus saya kerjakan. tidak ada yang salah dengan Tuhan apa lagi. tujuan hidup tuh layak diperjuangkan. namun yang jadi masalah adalah ternyata saya sendiri. saya sendiri yang tidak bisa mengontrol diri saya dan salah membuat prioritas, salah menerapkan kebiasaan-kebiasaan saya dan tidak mengatur waktu dengan baik. yang akhirnya, hidup saya jadi tidak seimbang. dulu saya berpikir semua rasa tidak enak yang saya alami adalah harga yang harus saya bayar. tapi seiring waktu ternyata sebagian besar adalah konsekuensi dari pilihan hidup saya di masa lalu. saya yang tidak bijak dan bertanggungjawab dalam hidup saya. dan saya malah mencari alasan untuk memaklumi keadaan saya dengan berkata pada diri saya: inilah harga yang harus saya bayar.
sebulan ini saya banyak diingatkan tentang hidup yang sehat, lalu pengendalian diri dan akhirnya terakhir yang bikin saya DONG karena kalimat yang diucapkan Ahok waktu wawancara TV One dengannya. saya bukan hidup untuk diri saya sendiri lagi. karena itu saya harus bertanggung jawab menjaga kesehatan saya. :D
nah, akhirnya saya pun mulai berjuang mulai dari hal-hal kecil:
memperhatikan menu makanan saya, memperbanyak buah dan sayur, mengurangi cemilan yang tidak sehat, minuman yang terlalu banyak mengandung gula, memperbanyak minum air putih, tidur lebih awal, bangun lebih pagi, dan yang pasti olahraga dan ada dalam persekutuan dlm Tuhan melalui doa dan Firman Tuhan. yang paling terasa bedanya ketika saya mulai menerapkan buah Roh : Pengendalian Diri. karena semua yang saya sebutkan di atas sangat memerlukan yang namanya Pengendalian Diri. lebih jelasnya, akan saya coba bagikan lagi di catatan-catatan selanjutnya. :D
akhir kata, saya bagikan sedikit link yang bisa membantu kita semua kalau lagi sibuk dan ingin melakukan gerakan olahraga, nah semoga ini berguna ya.
http://www.wrp-diet.com/be-active-at-the-office/#more-4391
dan ini sedikit foto yang sedikit memotivasi saya di waktu yang lalu untuk hidup sehat. mana tahan liat mereka di bawah ini. :D mereka adalah FTISLAND. akan saya ceritakan lagi nanti. haha. really thank God for them.
alright then, sekian catatan hari ini. God bless you ^^
![]() |
| :: FT Island :: |
Senin, 24 September 2012
Bukan Untuk Aku lagi
Pasti gak asing sama kalimat di atas bukan? :)
Atau versi lainnya begini:
"Karena hidupku bukan milikku lagi"
"Hidupku tak kan sama"
"Kalau ku hidup ku hidup bagi-Mu"
"Hidupku tuk memujiMu, membesarkan-Mu"
"Aku hidup, namun bukan lagi aku yang hidup"
Dan seterusnya, dan seterusnya..
Kata-kata di atas bukan saja kita temukan di alkitab, tapi sebagian besar sudah menjadi bagian dari lagu-lagu bertema kekristenan dewasa ini. Lagu-lagu yang sering pula kita nyanyikan di gereja dan berbagai persekutuan.
Bukan itu saja, kita punya ayat favorit kalau berhadapan dengan perokok aktif: "Taukah kamu bahwa tubuh-mu adalah bait Allah"
Lho? Apa hubungannya?
Begini,
Saya mau share sedikit apa yg menampar saya akhir-akhir ini, hubungannya tentu saja dengan dua hal di atas.
Pasti tahu Ahok kan? Iya calon wakil gubernur DKI yang ganteng dan berkharisma itu.. #eaaa #abaikan
Nah beberapa hari yang lalu saya nonton sebuah wawancara sebuah stasiun tv nasional dengan dia. Dalam wawancara itu Ahok sempat cerita ada seseorang yg bilang sama Ahok, agar dia harus menjaga kesehatannya, "karena kamu hidup tuh bukan utk diri kamu lagi, tapi untuk orang lain. Kamu harus sehat. Banyak orang yg memerlukan kamu".
Walaupun saya yang sementara sibuk melayani orang di toko, kata-kata itu benar-benar nancap dalam pikiran saya.
Sampai sini apakah Anda bisa menghubungkan dua hal yg saya sebutkan di atas? :D
Buat saya, menyadari bahwa tubuh saya milik-Nya yang telah ditebus, tubuh tempat Dia berada, itu berarti saya punya tanggung jawab utk menjaga tubuh saya. Supaya apa? Supaya hidup saya dapat dipakai Tuhan dan berguna bagi orang lain. :D
Menjaga kesehatan tubuh karena tubuh kita adalah Bait Allah bukan saja berlaku untuk para perokok (biasanya kita kan suka ngutip ayat ini hehe), tapi ini berlaku utk setiap kita. Coba deh perhatikan bagaimana pola hidup kita? apa yang kita konsumsi tiap hari, lebih banyak yang sehat atau 'racun' yg kita konsumsi? bagaimana waktu istirahat kita? Cukup? Kurang? Sehat kah? Atau sebaliknya? :D
Sebagai anak Tuhan yg sadar hidupNya milik Sang Penebus, kita harus sadar kita punya tanggung jawab menjaga tubuh kita agar tetap sehat, nah apalagi kalo kita diberi kemudahan utk memperoleh makanan sehat. Kalo kesempatan yg ada itu kita gunakan utk merusak tubuh kita, bayangkan perasaan Tuhan gimana ya. :(
Kita sehat bukan supaya kita bisa menikmati dunia, atau hidup buat diri kita. Kita kudu sehat karena kita tahu ada rencana Tuhan dalam hidup kita . Ada hal yg harus kita capai utk Dia, ada keluarga yg butuh kita, ada teman-teman, ada kota kita, ada bangsa kita. Tuhan ciptakan kita utk tujuan-Nya yang mulia. Jangan sampai sikap masa bodoh kita terhadap kesehatan bikin kita gak maksimal.
Belum terlambat utk berubah. Belum terlambat utk hidup sehat. :D saya juga lagi belajar nih.. Hehe. Besok atau lusa saya coba post beberapa hal praktis yang sudah dan akan saya lakukan.. :D dan yg pertama sedang saya lakukan adalah menghindari begadang terlalu malam. Kenapa? Karena saya mau tidur lebih awal. Hahaha..
Ya nanti deh ya saya bahas lagi di postingan selanjutnya!
Sampai jumpa!^^
God bless you. :)
Powered by Telkomsel BlackBerry�
Birthday and Prayer
saya mau berbagi sedikit..:D
Tanggal 15 kemarin saya ulang tahun lhoo.. :D
setiap orang pasti merasakan kalo hari ulang tahunnya merupakan hari yang spesial.
itu pasti. tapi kali ini saya melewatinya dengan cara yang sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Satu.
Tanggal 15 September itu jatuh di hari Sabtu.
dan saya tidak mendapat ucapan selamat ulang tahun dari keluarga saya, kecuali adik saya. :D
masalah ? agak. sebenarnya berharap ada ucapan sedikit lah, tapi ternyata gak. ya sudah. jalani aja.
tapi yang bikin saya sedikit bersyukur karena diberi kesempatan untuk masak nasi goreng tanpa MSG. Tanpa MSG, jadinya saya gak pake tuh bumbu2 instan nasi goreng yang kami jual di toko. hari itu saya mencoba resep saya sendiri. alhasil? tak ada komentar sih enak apa gak, tapi saya percaya Papa saya fine2 saja. haha. oh ya hari itu Mama saya masih di Maluku Utara, jadi makanan kami seadanya saja. karena saya dan Papa saya berdua saja di rumah. :D
melayani di hari ulang tahun itu kesempatan yang indah lho,
apalagi melayani orang tua yang telah membesarkan kita! Istimewa! :D
gak perlu menuntut mereka harus melakukan sesuatu buat kita,
kitalah yang kudu melakukan sesuatu :D
dan jangan cuman sampai di hari yang spesial itu aja,
namun tiap hari :P hehe
Dua.
sebelum tidur saya sedikit termenung, kenapa keluarga saya begitu dingin dan kaku untuk hal ini.
khususnya antara saya dan papa saya untuk hal-hal begini.
kakak saya yang saksi yehuwa pun demikian, tidak ada kabar. Saya sih berharap andaikan ada satu sapaan saja buat saya di hari itu. ternyata tidak.
waktu saya memandangi layar hape saya, ada suara dalam hati saya yang berkata,
"kenapa gak kamu aja yang duluan?"
akhirnya saya mulai mengirim pesan teks buat kakak saya.
hanya ingin bilang bahwa saya bersyukur mempunyai kakak seperti dia sampai saya
sudah berumur 24 tahun.
hahaha. agak gimana juga ya, karena gak dapet ucapan trus jadinya bilang terima kasih duluan.:P
saya hanya ingin mengutarakan perasaan saya sekaligus menghormati dia yang tidak memberi ucapan kepada saya krn kepercayaannya. jadi seperti itulah. :D
hal serupa juga saya kirim untuk Mama saya.
saya berterima kasih kepadanya karena telah menyayangi saya selama 24 tahun ini. bla.bla.. dst. hehe.
saya juga mengirimkan pesan seperti itu untuk adik saya. tapi tidak ke papa saya.
saya mau percaya saja sekalipun dia tidak berkata apa-apa tentang ulang tahun saya.
saya tahu dia mengasihi saya. haha. saya sudah cukup dewasa untuk tidak down karena hal ini. ;)
di hari itu saya sadar, terkadang kita lebih menuntut orang-orang disekelilingi kita melakukan apa yang kita suka, tapi cobalah belajar untuk berterima kasih lebih dahulu untuk kehadiran mereka. tanpa mereka kita pun tidak bisa jadi seperti kita sekarang kan.
besoknya, saya dapat sms balasan dari kakak saya.
lega deh. :D
Tiga.
"tidaaaaakkk.. waktu saya di dunia ini makin sedikit!!! #histeris
sadar atau tidak umur kita setiap hari bertambah satu hari. dari perspektif lain, ternyata sehari demi sehari kita makin dekat sama hari kematian kita. aneh ya ngomong gini di hari ini. lah emang kenapa juga toh? HAHA.saya percaya kalo kita punya pandangan yang benar tentang kematian kita, maka cara kita memandang hidup pun jadi beda. kita tidak tahu kapan kematian menjemput kan, jadi jangan tunggu di hari ulang tahun baru mau bertobat dan memperbaharui komitmen. tidak perlu nunggu satu tahun baru bersyukur. bersyukurlah tiap hari. jangan tunggu smp hari ultah baru tanya "Apa yang Engkau ingin aku kerjakan, Tuhan?" tanyakan tiap hari. jangan tunggu smp hari ultah baru mau mengasihi keluarga, teman2, org2 disekitarmu, lakukanlah setiap hari. krn kita tdk tahu kapan kita mati.
jadi, hari ini bukan saya saja yang umurnya ditambah jadi genap 24, tapi umur Anda juga bertambah SATU HARI! jadi selamat ulang tahun "hari" yang ke.. *sebut saja sendiri* ^^ mari bersyukur setiap hari. Tuhan Yesus memberkati kita semua. semangaaatttt"
Empat.










